Plt Bupati Muba : Negara Harus Memelihara Anak Yatim dan Orang Terlantar

 32 total views,  1 views today

SEKAYU  |  KSOL – Anak yatim dan orang terlantar harus dipelihara negara. Sebab hal itu, dalam diatur undang-undang.

“Namun demikian masyarakat diperbolehkan ikut membantu tugas negara tersebut. Tentu apa yang dilakukan oleh Yayasan Ridho Pertiwi ini perlu kita apresiasi dan kita dukung,” ujar Beni Hernedi, SIP, Plt Bupati Musi Banyuasin, saat meresmikan Rumah Yatim dan Rumah Tahfidz Qur’an Yayasan Ridho Pertiwi, di Kelurahan Bayung Lencir Kecamatan Bayung Lencir, Rabu (3/11/2021).

Lebih lanjut Beni menyatakan, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa, sebelumnya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba, dengan mendirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Salamun Aitam di Kecamatan Sekayu.


biaya ditanggung Pemkab Muba dan para donatur


Pesantren ini, mengkhususkan anak yatim dan kaum dhuafa, yang seluruh biaya ditanggung Pemkab Muba dan para donatur yang sudah berjalan tiga tahun.

“Di situ (Ponpes Salamun Aitam) anak- anak yatim berdasarkan data yang ada di ambil di sekolahkan dan tanpa biaya. Sekarang di bagian timur Muba ini ada juga. Semoga dapat juga dilakukan di kecamatan-kecamatan yang lainnya,” tandasnya.

Oleh sebab itu, Beni sangat mendukung dan mengapresiasi inisiatif dan gotong-royong dari berbagai  pihak untuk kegiatan yang digerakkan Yayasan Ridho Pertiwi.


memberi manfaat bagi warga


“Kami sangat berharap agar yayasan ini, dapat memberi manfaat bagi warga sekitar, apalagi yang dilakukan yayasan ini, itu menjaga anak yatim,” ujarnya.

Menurut Beni, hal yang dilakukan yayasan ini sekaligus membantu negara dalam proses pencerdasan anak bangsa. “Ia juga sangat berterima kasih kepada pihak yayasan yang telah membantu negara dalam memelihara anak yatim khususnya di Bayung Lencir,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, M Imron, SE, M.Si, Camat Bayung Lencir, melaporkan Rumah Tahfidz adalah cabang ketiga dari Yayasan Ridho Pertiwi yang terpusat di Jambi.


menjadi tahfidz yang meneduhkan


“Saat ini sudah ada 35 orang santri seluruhnya yatim piatu. Insya Allah kedepannya mereka akan menjadi tahfidz yang meneduhkan Kecamatan Bayung Lencir,” ungkap Imron.

Turut hadir pada acara itu, anggota DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Susi Imelda Beni sekaligus Wakil Ketua I TP PKK Muba, Anggota DPRD Muba Fraksi PAN Dedi Zulkarnain, Kabag Kesra Setda Muba, H Opi Pahlopi, Sekretaris Kesbangpol Muba, Marko Susanto SSTP, Forkopimcam Bayung Lencir, pengasuh Rumah Yatim dan Rumah Tahfidz Yayasan Ridho Pertiwi, Ardiansyah , Badru Zaman, dan Ustad Musyafir.

TEKS/FOTO : Cindra Irawan |  EDITOR : IMRON SUPRYADI

Kontak Pengelola : 0812-8171-2933 An. Ustadzah Putri




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster