Hakim terlalu sebentar memeriksa Terdakwa Melalui Daring, Kami tidak terima (KOLOM PKY MEI. 2021)

 3,144 total views,  1 views today

KOLOM YUDISIAL EDISI MEI 2021

Sampaikan informasi/konsultasi/pertanyaan/tanggapan/saran/kritik anda seputar persidangan dan etika/perilaku hakim di dalam maupun luar dinas kepada : Penghubung Komisi Yudisial Republik Indonesia Wilayah Sumatera Selatan melalui email: penghubungky@gmail.com atau pkysumsel@komisiyudisial.go.id. Respon akan dimuat setiap 3 pekan


Pertanyaan Masyarakat :

  • Dua kali kami membuat laporan pelanggaran Kode Etik Hakim tapi selalu tidak terbukti. Oleh karena itu tolonglah KY menjelaskan gambaran apa saja perilaku hakim yang bisa diaporkan.

Pengirim : Afriyanto di Banyuasin. afriyanto@yahoo.com

Respon :

Contoh pelanggaran etika dan perilaku hakim saat berdinas/bekerja di pengadilan yang dapat dilaporkan diantaranya parsial atau berpihak dalam pemeriksaan, tidak jujur atau rekayasa dalam menyusun pertimbangan hukum, menerima suap, berbohong dalam membuat pertimbangan hukum, membentak pihak berperkara, tidur atau tidak memperhatikan jalannya sidang, berkata tidak terpuji atau arogan, melanggar hukum acara tanpa argumen yang masuk akal. Untuk contoh pelanggaran diluar dinas diantaranya melakukan perbuatan buruk atau tercela lainnya misalnya mabuk-mabukan, selingkuh, berkelahi, menerima para pihak dirumah pribadi/rumah dinas/kontrakan/kos. 

Pertanyaan Masyarakat :

  • Pasca lebaran bisakah kami mengadakan acara diskusi melek peradilan bersama KY Penghubung Sumsel di Wilayah Perairan Banyuasin?

Pengirim : Nania Enjelita Mahasiswa FH PTS Palembang. niaenjel@yahoo.com

Respon:

PKY Sumsel sangat menyambut baik keinginan dari adik-adik mahasiswa. Silahkan disampaikan permintaannya, boleh via email penghubungky@gmail.com, via pos ke alamat Kantor PKY Sumsel (alamat lengkap ada di bagian akhir tulisan ini). Terima kasih.

Pertanyaan Masyarakat :

  • Pada pemeriksaan sidang daring 2 pekan lalu, suami saya selaku terdakwa sangat sebentar dimintai keterangan oleh majelis hakim dan diminta mengakui kesalahan serta meminta keringanan hukuman.
  • Kami tidak terima jika proses pemeriksaan terdakwa hanya seperti itu. Mohon kepada Komisi Yudisial bagaimana cara melaporkan hakim seperti itu.

Pengirim : Santika di Pagaralam. Santika@yahoo.com

Respon:

Cara melaporkan dugaan pelanggaran kode etik oleh hakim ke Komisi Yudisial sangat mudah. Silahkan untuk menyiapkan syarat formil (KTP/SIM/Paspor), dan syarat materiil (fotokopi dakwaan/eksepsi/pledoi, disertai video, audio visual, rekaman persidangan, foto, dan kliping koran bila ada. Silahkan datang langsung ke kantor PKY Sumsel.

Pertanyaan Masyarakat :

  • KY kami Aliansi Masyarakat Peduli Hukum Sumsel akan melaporkan putusan hakim yang sangat ngawur dan tidak ada adil-adilnya. Bagaimana prosedurnya?

Pengirim : Jhonson di Pali. Jhonson80@gmail.com

Respon:

Putusan hakim dapat dilaporkan ke KY dengan catatan putusan tersebut terindikasi aneh/tidak masuk akal.  Jika memenuhi prasyarat demikian silahkan saja dilaporkan ke Komisi Yudisial asalkan dengan fakta dan bukti yang jelas, baik formil maupun materil.

Bukti formil (KTP/SIM/Paspor, KTA khusus advokat, surat kuasa khusus bagi yang menggunakan kuasa) dan bukti materiil (fotokopi salinan resmi putusan/penetapan yang dilaporkan yakni mengikuti tingkat peradilan, seperti tingkat pertama, banding, kasasi dan PK, disertai video, audio visual, rekaman persidangan, foto, dan kliping koran bila ada, atau keterangan saksi minimal 2 orang secara tertulis di atas kertas bermaterai).

Sekedar informasi, Komisi Yudisial tidak memiliki kewenangan mengubah putusan hakim, dan laporan yang diproses hanya dilihat dari aspek etika dan perilaku hakim saja, yakni apakah dalam proses putusan telah terjadi pelanggaran KEPPH (Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim).

Pertanyaan Masyarakat :

  • Penghubung Komisi Yudisial kami sangat mengharapkan ada kegiatan penyuluhan hukum di daerah kami OKI karena masyarakat masih awam tentang KY dan bagaimana haknya di pengadilan.

Pengirim : Caery Cania di Kayuagung. Caniac@gmail.com

Respon:

Salah satu program strategis Komisi Yudisial yakni membangun sinergi dengan masyarakat. Jika masa pandemi mulai mereda, Komisi Yudisial pasti akan ke daerah-daerah untuk melakukan diseminasi/penyuluhan hukum dan peradilan. Salam peradilan bersih.  

Pertanyaan Masyarakat :

  • KY kami amati sudah jarang ke Pengadilan melakukan monitor. Sebaiknya rajin-rajin sidak pengadilan di daerah karena banyak mafia hukumnya yang berkedok sebagai penolong.

Pengirim : Rasmanto di Pali. rasmanto@gmail.com.

Respon :

KY sangat mengapresiasi perhatian yang saudara berikan terhadap proses peradilan, terutama etika dan perilaku hakim. Monitor peradilan memang sedang dikurangi, mengingat masih wabah covid 19. Jika memang menemukan pelanggaran kode etik dan pedoman perilaku hakim, kami tekankan untuk didokumentasikan agar dapat menjadi bukti penunjang, dan segera komunikasikan dengan kami di kontak 0711-5734945 atau melalui email penghubungky@gmail.com. Kami akan telusuri dan sampaikan ke bagian investigasi KY untuk ditindaklanjuti.

Informasi lebih lanjut, silakan datang ke kantor PKY Sumsel . Alamat : Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0711-5734945 (Gedung Baznas Blok kiri, Depan Kodam II Sriwijaya) untuk kami lakukan penggalian informasi secara mendalam. Atau dapat melalui email : email penghubungky@gmail.com Terima kasih.

loading…




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster