Sidak Pasar di Muba, Empat Jenis Makanan Mengandung Formalin

 306 total views,  2 views today

MUBA | KSOL — Guna mengantisipasi adanya makanan dan minuman yang mengandung zat kimia bahan berbaya yang dijual para pedagang .

Dinas Kesehatan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Puskesmas Lais bersama Trantib, Kesos, Babinsa ,Pols­­­ek Lais serta pem­erintah Desa setempat terus melakukan inspeksi mendadak di pasar pasar dan Indomaret dalam wilayah kecamatan lais kabupaten Musi Banyuasin. Kali ini sidak dilakukan di pasar Lais kecamatan lais kabupaten Muba.

“Kami mengambil sampel makanan seperti Ikan Laut, Tahu kering, dawet/Cendol, cumi cumi, udang,mie kuning, bakso, kerupuk kuning dan merah, trasi ,kurma, tahu putih, ikan pedo dari beberapa pedagang untuk diperiksa semua unsur kandungan apakah ada zat kimia berbahaya yang digunakan,” jelas Leli Hefni SKM MKes Kepala UPT Puskesmas Lais didampingi Ulf­iati Amd KL selaku Tenaga Sanitarian Puskesmas Lais.

Pada hari ketiga ini ,Rabu (29/4) kita melakukan sidak di pasar Lais , disini kita menemukan makanan yang mengandung Rhodamin B, Methanyl yellou yang terdapat pada makanan Cendrol, trasi terdapat Formalin , kerupuk kuning dan merah terdapat zat kandungan Methanyl yellou dan Rhodamin B,dari 12 sample makanan yang di periksa, jelasnya.

Leli Hefni juga mengatakan, para pedagang yang kedapatan menjual makanan atau jajanan dengan bahan berbahaya akan ditindak dan juga diberikan pemahaman soal kehigienisan makanan.

“Hasil sample dari 12 macam makanan yang diperjual belikan di pasar Lais tetdapat empat jenis makanan mengandung zat Fortmalin dan Rhodamin B, Methanyl yellou dan sidak sebelumnya di kalangan lais simpang bonot ,kita temukan juga Rhodamin B , Dari lima samle yang kita periksa, satu di temukan mengandung Rhodamin B”. Bebernya. ” Imbuhnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar lebih jeli dan teliti dalam membeli makanan dan minuman yang banyak dijual pedagang, terutama dengan memerhatikan warna dan tekstur makanan.

“Makanan yang menggunakan zat pewarna berbahaya biasanya berwarna lebih terang atau mencolok, karena bahan tambahan yang digunakan merupakan pewarna untuk tekstil. Untuk jajanan yang mengandung formalin atau boraks, teksturnya lebih kental dan lentur, termasuk ikan asin biasanya tidak dihinggapi lalat dan ikan basah matanya tidak seg­ar, ingsang memutih,” Pungkasnya seraya menambahkan akan melakukan sidak kembali dibeberapa titik dalam wilayah Puskesmas Lais. (Cindra)





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster