Masih Pandemi, MUI Jatim dan Gubenur Lampung Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah

 235 total views,  1 views today

KSOL — Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jawa Timur ajak masyarakat menggelar salat Idul Fitri 1442 di rumah masing-masing. Imbauan ini dalam bentuk tausiyah dalam rangka menyambut Idul Fitri 1442 H/2021 M di tengah masa pandemi Covid-19.

di rumah bersama keluarga

“Mengimbau kepada seluruh umat Islam di Jawa Timur agar melaksanakan Shalat Idul Fitri di rumah bersama keluarga,” demikian bunyi tausiyah MUI Jatim, Selasa (27/04/2021).

Imbauan salat Idul Fitri di rumah ini tujuannya agar tidak menimbulkan kerumunan kelompok yang menimbulkan kerentanan terhadap penularan virus Covid-19.

Tausiyah ini ditandatangani Hasan Mutawakkil Alallah. Selain terkait imbauan Salat Id di rumah, MUI Jawa Timur juga mengajak segenap umat Islam di Jawa Timur untuk senantiasa menyempurnakan ibadah Ramadan.

mematuhi protokol kesehatan

“Agar senantiasa menyempurnakan ibadah Ramadan dengan penuh khidmat namun dalam kewaspadaan tinggi terhadap potensi lonjakan kasus positif Covid-19 dengan cara tetap mematuhi protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, memakai masker, dan menjauhi kerumunan.”

Lalu MUI mengajak seluruh umat Islam di Jawa Timur untuk memperkuat doa untuk keselamatan bersama dari ancaman, khususnya, pandemi Covid-19 serta agar pandemi dimaksud segera usai.

Tausiyah itu dibuat berdasarkan adanya potensi lonjakan kasus positif Covid-19, seperti terjadi di beberapa belahan dunia, salah satunya India.

Selain itu merujuk pada himbuan Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagaimana yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal MUI, Amirsyah Tambunan, pada konferensi pers virtual Jumat (23/04/2021).

Tausiyah itu tertuang dalam surat nomor 05/MUI/JTM/IV/2021 tentang Menyambut Idul Fitri 1442 H/2021 M di Tengah Masa Pandemi yang ditandatangani oleh Ketua Umum dan Sekretaris Umum, Hasan Mutawakkil Alallah dan Profesor Muzakki.

Pemerintah Provinsi Lampung

Pemerintah Provinsi Lampung menganjurkan warga muslim melaksanakan Salat Idul Fitri 1442 Hijriah di rumah masing-masing. Hal itu guna mencegah peningkatan risiko penularan Covid-19.

“Lampung belum dapat didefinisikan aman dari Covid-19, sebab dalam tiga minggu terakhir kasus masih berfluktuasi dan kabupaten yang mengalami kenaikan kasus berubah-ubah,” kata Gubernur Lampung Arinal Djunaidi di Bandarlampung, Selasa (27/4/2021).

mencegah peningkatan kasus penularan Covid-19

Guna mencegah peningkatan kasus penularan Covid-19 pada hari raya keagamaan, ia mengatakan, pemerintah provinsi menganjurkan warga Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di rumah saja.

“Kami sudah bicarakan dengan tokoh agama, kepala daerah, kalau pelaksanaan shalat dianjurkan dilakukan di rumah masing-masing sebab seperti yang kita ketahui kasus Covid-19 ini masih belum usai dan menyelamatkan masyarakat dalam kondisi seperti ini harus dilakukan,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Juanda Naim mengatakan, warga Muslim tahun ini dianjurkan menunaikan Shalat Idul Fitri di rumah saja karena risiko penularan Covid-19 belum sepenuhnya reda.

Lampung masih berwarna jingga dan kuning

“Melihat zona persebaran Covid-19 di Lampung yang masih berwarna jingga dan kuning, maka diambil kesepakatan untuk pelaksanaan Shalat Idul Fitri dilakukan di rumah masing-masing,” katanya.

“Shalat Idul Fitri dianjurkan tidak dilakukan di rumah ibadah atau di lapangan sebab sangatlah berisiko, sesuai SE Menag nomor 4 tahun 2021 pelaksanaan diharapkan dilakukan di rumah,” ia menambahkan.

Dia mengatakan bahwa Pemerintah Pemerintah Provinsi Lampung akan segera mengeluarkan surat edaran mengenai panduan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah.

memutus mata rantai

“Nanti akan ada Surat Edaran Gubernur mengenai hal tersebut, dan harapannya masyarakat dapat ikut serta membantu memutus mata rantai persebaran Covid-19 dengan melaksanakan hal tersebut,” kata Juanda.

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia Amirsyah Tambunan sebelumnya juga mengajak masyarakat Shalat Idul Fitri di rumah saja guna mengurangi potensi terjadinya kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penularan Covid-19.

TEKS : SUARA.COM & Antara





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster