Lepas Tim Jelajah Komoditas Sumsel Media Bisnis Indonesia, Gubernur Nyatakan Sumsel Harapan Ekonomi

 1,779 total views,  6 views today

PALEMBANG | KSOL — Provinsi Sumsel diprediksi menjadi kontributor pengungkit pertumbuhan ekonomi paling potensial di pulau Sumatera bahkan menjadi harapan masa depan bagi ekonomi nasional.

Pernyataan itu diungkapkan Direktur Media Nasional Bisnis Indonesia Hery Trianto, usai melepas Tim Jelajah Komoditas Sumatera Selatan 2021 bersama Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Senin ( 15/3/2021) di halaman Pemprov Sumsel. 

Dikatakannya, pemilihan Sumsel sebagai salah satu daerah yang dijelajahi bahkan menjadi start penjelajahan oleh tim sangat beralasan. Pasalnya Media Bisnis Indonesia menilai perekonomian Sumatera khususnya Sumsel memang banyak digerakkan oleh hasil alam yang berlimpah.

Jika semula komoditas primadonanya adalah minyak bumi, kini pertanian dan perkebunan juga tak kalah besar sehingga menjadi pertimbangan dasar pihaknya untuk melakukan pemetaan. 

Dengan makin berkembangnya infrastruktur pelabuhan seperti disampaikan Gubernur Herman Deru ditambah kehadiran pelabuhan yang lebih baik dan jalan tol, ini membuat optimistis Sumsel akan menjadi pengungkit perekonomian di wilayah ini (Sumatera). Bahkan kita yakin masa depan Indonesia juga ada di Sumsel,” jelas Hery. 

Menurutnya Provinsi Sumsel sangat berpotensi menjadi kontributor utama penggerak ekonomi nasional secara keseluruhan. Dimana saat ini banyak pengolahan industri luar biasa yang dimiliki Sumsel. Salah satunya adalah kilang Pertamina yang ada di Plaju. Dimana kilang ini rencananya akan menjadi kilang pertama di Indonesia yang mengelola energi terbarukan yakni pengelolaan kelapa sawit menjadi bahan bakar bidoesel 100. 

Hal itu tentu akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Sumsel karena dipercaya mampu membawa investasi yang besar masuk ke Sumsel. Apalagi saat ini masyarakat dunia memang tengah fokus dengan berbagai aktivitas pengolahan energi terbarukan. 

Apalagi sesuai visi misi Gubernur Herman Deru yang akan berkomitmen memberdayakan petani plasma bersama Pertamina agar petani tetap semangat mengelola lahan perkebunan. Sehingga petani terus mengembangkan komoditas sawit dan tidak mengalihfungsikan lahannya. 

Mengenai penjelajahan yang akan dilakukan di Sumsel lanjut Hery rencananya tim akan bergerak ke Kabupaten Muara Enim. Kabupateb Muaraenim dipilih karena kelebihannya memiliki cadangan batubara yang sangat besar mencapai 13 juta kubik dan menjadi salah satu sumber energi utama.

Dimana saat ini sedang dibangun mulut tambang dan pengembangan energi tingkat hilir untuk menyiapkan energi yang murah. 

Setelah memetakan berbagai potensi di Sumsel, mereka akan melanjutkan jelajah komoditas ke provinsi lain seperti Riau dan Medan selama satu pekan kedepan. 

Sementara itu Gubernur Sumsel H. Herman Deru usai melepas tim jelajah berharap agar tim Jelajah Komoditas Sumatera Selatan 2021 dalam rangka Liputan Komoditas Perkebunan dan Pertambangan Sumsel ini tidak hanya menemukan perkembangan komoditas yang sudah ada. Namun dapat menemukan komoditas baru yang potensial untuk dikembangkan di Sumsel. 

Bahkan ia meminta tim juga bukan hanya memetakan potensi baru tersebut tapi ikut memberikan sentuhan agar komoditas baru itu menjadi suatu komoditas yang bernilai khusus. 

Saat ini kata HD, Pemprov memang telah membagi zona komoditas di Sumsel meliputi daerah zona pertanian, daerah zona perkebunan dan daerah zona pertambangan. 

Khusus komoditas kelapa sawit menurut HD saat ini memang memerlukan treatment khusus agar mendukung percepatan pemanfaatan energi terbarukan di Sumsel.Ril





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster