Pembangunan PLTU 8 Sumsel Sudah Capai 72 Persen

 539 total views,  2 views today

TANJUNG ENIM | KSOL — Keinginan Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menjadi lumbung energi nasional semakin nyata. Hal itu menyusul dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Lalang atau lebih dikenal dengan PLTU 8 Sumsel yang berada di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.

“Pembangunan PLTU Tanjung Lalang ini semakin membuktikan Sumsel merupakan lumbung energi nasional,” ujar Gubernur Sumsel H Herman Deru saat meninjau progres pembangunan PLTU 8 Sumsel tersebut, Sabtu (13/3).

Terlebih, pembangunan PLTU dengan kapasitas 2 X 660 megawatt oleh PT Bukit Asam yang bekerjasama dengan perusahaan asal negeri Tirai Bambu itu disebut-sebut merupakan yang terbesar dan mampu mensuplay kebutuhan listrik di pulau Sumatera.

“Bahkan kita bisa mensuplay energi listrik ke pulau lain jika jaringan listrik bawah laut telah tersedia. ini akan menjadi satu-satunya kawasan ekonomi khusus energi yang di dalamnya juga akan memproduksi batubara menjadi gas dan hasil produksi lainnya dan ini yang pertama,” paparnya.

Gubernur menyatakan dukungannya terhadap pembangunan PLTU tersebut. Sebab, dia menilai, PLTU tersebut akan membawa dampak baik bagi Sumsel. 

“Ini akan membawa dampak besar bagi pendapatan negara. Untuk daerah juga demikian berdampak langsung dengan terciptanya lapangan kerja baru. Dimasa pandemi ini saja, ada sekitar 3000 tenaga kerja lokal terserap,” tuturnya.

Dampak lainnya yakni akan menggeliatnya ekonomi baru sekitar kawasan PLTU tersebut.

Wakil Direktur Huadian Bukit Asam Power (HBAP) Dody Arsadian mengatakan, terhitung pada akhir Ferbruari 2021 lalu, progres pembangunan PLTU 8 Sumsel sudah lebib dari 50 persen.

Sejauh ini tidak ada kendala dalam pembangunannnya. Progresnya sudah sampai 72,6 persen, tambah dia.Ril





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster