Gubernur Minta Kepala Daerah Jaga Kerukunan

 375 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Gubernur Sumsel H Herman Deru minta kepada kepala daerah untuk selalu menjaga kerukunan yang telah tercipta selama ini.

Hasil pemilihan tujuh kepala daerah tahun 2020 di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya dilantik. Lima pasangan kepala daerah dilantik secara langsung di Griya Agung Palembang, Satu pasangan melalui virtual dan satu pasangan lagi, Bupati –Wakil Bupati PALI harus ditunda sampai ada putusan tetap dari Mahkamah Konstitusi.

Gubernur Herman Deru mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan penyelenggara yang telah menyelenggarakan Pilkada tanpa terjadi konflik (zero conflict). Ini menunjukkan semakin dewasanya masyarakat Sumsel dalam memilih pemimpin.

Khusus kepada kepala daerah terpilih, gubernur berpesan agar selalu menjaga kerukunan. “Kerukunan antara kepala daerah dan wakil kepala daerah, kerukunan kepala daerah dan Forkompinda, kerukunan kepala daerah dan legislatif, dan kerukunan kepala daerah dengan masyarakat,” katanya.

Lebih jauh dia mengatakan, pemimpin hendaknya jangan meletakkan jarak dengan masyarakat, tetapi juga tidak mencampakkan wibawa sebagai pemimpin dengan memberikan teladan. “Dekatlah dengan rakyat, seringlah ke lapangan sehingga tahu persoalan yang dialami masyarakat,” katanya.

Kendati ada sekolah pemerintahan seperti IPDN, namun tidak ada sekolah untuk menjadi bupati. “Belum ada sekolah menjadi bupati, maka temuan-temuan di lapangan dapat menjadi sumber dalam menjalankan tugas dan melayani masyarakat dengan suatu niatan yang baik,” tegas gubernur.

Diingatkan pula kepada para bupati kepala daerah untuk menjalankan tugas dengan memahami adanya hirarki kepemimpinan dalam pemerintahan. Selain sebagai kepala daerah, juga bertugas sebagai satuan tugas (Satgas) Covid-19 dan satgas lainnya. “Bupati harus mengelola dengan baik tugasnya, baik terkait dengan Covid, kebakaran hutan, dan lainnya,” lanjut HD.

Di akhir sambutannya, HD mengatakan bahwa masa kepemimpinan bupati relatif pendek yakni dari 2021 – 2024. Kendati demikian, jangan terlalu menjadikan kendala masa bakti tersebut. “Aturlah program kerja jangka panjang dan menengah daerah (RPMJ) disikronkan dengan situasi dan kondisi terkini agar menghasilkan produk yang benar. Ikuti proses dan segala dinamikanya sehingga dihasilkan produk yang benar berguna untuk masyarakat,” tandas gubernur.Ril

Pasangan kepala daerah yang hadir yaitu Lanosin ST – Adi Nugraha Purna Yudha (Ogan Komering Ulu Timur), Panca Wijaya Akbar –Ardani (Ogan Ilir), Ratna Machmud – Suwarti (Musi Rawas), Popo Ali Martopo – Sholehien Abuasir (OKU Selatan), Devi Suhartoni –Innayatullah (Musi Rawas Utara), dan Kuryana Azis (OKU) mengikuti secara virtual karena tengah kurang sehat, dan hanya diwakili Wakil Bupati OKU, Johan Anuar yang datang denganijin khusus karena tengah menjalani persidangan kasus korupsi.Ril





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster