Ganti Seragan baru, Satpam Lebih Percaya Diri

 200 total views,  1 views today

MAKASSAR   |   KSOLPerubahan seragam Satpam baru hingga ini terus dimaksimalkan. Hal ini dilakukan agar semua pihak segera mengetahui adanya seragam ini.

Pergantian seragam Satpam yang didasarkan pada Peraturan Kapolri (Perpol) Nomor 4 tahun 2020 ini,  sebagaimana dilansir SuaraSulsel.id Rabu (10/02/2021),  Ambang Ardi Yunisworo, Wakil Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sulawesi Selatan, membuat Satpam yang menggunakannya akan lebih percaya diri dalam melaksanakan tugasnya.

Selain itu, menurut Ambang perubahan seragam ini juga untuk memuliakan Satpam dan menjadikan unsur pengamanan menjadi bagian penting dalam sebuah usaha. Bukan lagi sebuah beban pada perusahaan.

Perbedaan Seragam Satpam dan Polisi

Perbedaan antara seragam satpam dan polisi, terletak pada gradasi warnanya. Seragam Satpam 20 persen lebih muda dibandingkan dengan seragam polisi. Selain itu, pita nama dan tulisan yang berada pada seragam Satpam berwarna putih.

“Pita nama dan tulisan Satpam di dada berwarna putih. Lambang Polda ada di pundak kanan, sedangkan polisi di pundak kiri,” Ambang Ardi Yunisworo, Wakil Ketua Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Sulawesi Selatan.

Lebih lanjut Ambang neambahkan, perbedaan seragam Satpam baru dan milik polisi sangat jelas. “Kalau polisi papan nama depannya kan warnanya coklat hitam. Kalau yang satpam itu warnanya papan nama dan tulisan putih hitam. Dan warnanya cenderung lebih muda 20 persen gradasi dari seragam polisi,” tegasnya.

Tidak Sembarangan

Namun menurut Ambang, untuk mengenakan seragam baru ini, ternyata seorang Satpam tidak bisa sembarangan. Sebab semua harus melalui proses dan syarat tertentu.

“Untuk menggunakan seragam tersebut tentu tidak sembarangan. Jadi kalau ada Satpam pakai seragam baru, coba pertanyakan apakah sudah ikut pendidikan Satpam dan punya KTA. Kalau belum, berarti dia tidak berhak gunakan seragam itu,” tegas  Ambang.

Lebih lanjut, Ambang menegaskan seragam Satpam baru hanya diperuntukkan bagi satpam yang telah lulus pendidikan dan memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) yang diterbitkan Polda di masing-masing daerah.

Ambang menyebutkan, ada tiga jenis pendidikan yang harus ditempuh oleh masyarakat agar dapat bekerja sebagai Satpam. Antara lain pendidikan Gada Pratama (tingkat dasar), dan pendidikan Gada Madya.

Pendidikan Gada Madya ini boleh diikuti oleh Satpam yang sudah dua tahun dinyatakan lulus pendidikan Gada Pratama dan sudah bekerja. Selanjutnya adalah pendidikan Gada Utama, untuk tingkat manajer pengamanan.  

TEKS / FOTO : NewsAPJI





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster