Warga Sumsel Jadi Korban Sriwijaya Air Jatuh, Termasuk Bayi 7 Bulan

 36,806 total views,  342 views today

PALEMBANG | KSOL — Sejumlah warga Sumatera Selatan dikabarkan masuk dalam manifest penumpang pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta-Pontianak nomor penerbangan SJ-182. Diketahui, pesawat itu hilang kontak di Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1) siang.

Para korban asal Sumsel yakni Indah Halimah Putri warga Desa Sungai Pinang II, Ogan Ilir, dan Rio Yogatama warga Kelurahan Senalang, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Lubuklinggau.

Selain Indah, suaminya yakni Muhammad Rizki Wahyudi dan anaknya yang masih berusia tujuh bulan Arkana Nadhif Wahyudi juga turut menjadi korban pesawat naas. Di pesawat itu juga menumpang ayah mertua Indah dan keponakan suaminya.

Kabid Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BBPD) Sumsel Ansori membenarkan dua warganya masuk dalam manifest penumpang Sriwijaya Air SJ-182. Indah ikut suaminya bertugas di Pontianak sebagai pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sementara Rio Yogatama berangkat ke kota itu karena ada panggilan bekerja kembali setelah sempat istirahat akibat pandemi Covid-19.

“Ada dua warga Sumsel yang jadi penumpang. Salah satu penumpang berangkat bersama keluarganya, tetapi tercatat warga Pangkal Pinang,” ungkap Ansori, Minggu (10/1).

Gubernur Sumsel telah menginstruksikan Kepala Pelaksana BPBD untuk menemui keluarga korban, yakni keluarga Indah di Ogan Ilir. Hanya saja, ayah dan adik korban sudah lebih dulu terbang ke Jakarta yang difasilitasi KLHK.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa terhadap para korban atas musibah ini,” ucapnya.

TEKS/FOTO : MERDEKA.COM [noe]

KONTAK PENGELOLA MELALUI WA : 0812-7127-4232




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster