Karhutla di Indonesia Menurun 81 Persen

 298 total views,  2 views today

JAKARTA | KSOL — Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan bahwa kasus kebakaran hutan dan lahan di Tanah Air mengalami penurunan sepanjang tahun 2020 .

Adapun menurut data BNPB per November 2020, luas cakupan wilayah karhutla pada tahun ini mendekati 300 ribu hektar atau menurun hingga 81 persen apabila dibandingkan dengan tahun lalu yakni 1,6 juta hektar luas wilayah yang terbakar, sebagaimana dalam siaran pers belum lama ini.

Oleh sebab itu, Doni memberikan apresiasi kepada beberapa wilayah yang selama ini dinilai mengalami kejadian karhutla seperti Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur, karena dinilai mampu meminimalisir terjadinya potensi bencana karhutla.

“Menjadi capaian yang patut kita apresiasi khusususnya kepada daerah yang selama ini mengalami karhutla dengan intensitas yang cukup tinggi,” kata Doni.

“Tahun ini kebakaran hutan dan lahan mendekati 300 ribu hektar. Jumlah yang jauh berkurang dibandingkan pada tahun 2019 di mana karhutla mencapai hampir 1,6 juta hektar,” imbuhnya.

Selain kepada sejumlah wilayah daerah tersebut, Kepala BNPB juga memberikan apresiasi untuk seluruh Kementerian/Lembaga dan unsur terkait seperti TNI/Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang telah berkolaborasi dan membantu BNPB dalam penanggulangan bencana karhutla.

Menurutnya, tanpa dukungan dari seluruh komponen tersebut, maka karhutla akan sangat sulit dikendalikan.

Doni berharap agar kolaborasi penanganan dan pengendalian karhutla bersama seluruh komponen terkait dapat dipertahankan dan semakin baik untuk tahun-tahun selanjutnya.

“Semoga upaya keberhasilan kita dalam menekan karhutla tahun ini bisa kita pertahankan untuk tahun-tahun yang akan datang,” tutup Doni.

Dr. Raditya Jati
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB

RIL BNPB





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster