Pemprov Sumsel Kalengkan pindang Ikan Paten

 311 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus berinovasi seperti menjadikan makanan dan minuman khas daerah agar lebih awet.

Adapun yang menjadi salah satu inovasi andalan Sumsel yakni pengalengan pindang ikan patin yang merupakan makanan khas di Sumsel, kata Gubernur Sumsel melalui Asisten Administrasi dan Umum Setda Sumsel Edward Juliartha belum lama ini.

Inovasi ini sempat menjadi bahan presentasi Gubernur Sumsel H.Herman Deru dalam rangka penilaian dan pemberian penghargaan Innovative Government Award (IGA) 2020 gelaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) di Gedung Merah Putih, KPK RI, Jakarta Rabu (4/10/20).

Dalam presentasinya HD menjelaskan bahwa Potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Provinsi Sumsel begitu luar biasa. Banyak jenis komoditas yang sangat potensial menjadi Produk Unggulan Daerah.

Salah satu contoh penerapan Inovasi Daerah yaitu Inovasi Teknologi Pengalengan Pindang Ikan pPatin untuk meningkatkan daya saing produk IKM yang disinergikan dengan Inovasi Pelayanan Publik yaitu Inovasi Kemitraan Academia, Business, Government (ABG).

“Sumsel penghasil ikan patin yang sangat besar, lebih dari 137 ribu ton per tahun. Olahan ikan patin yang populer di Palembang adalah Pindang Patin,” katanya.

Makanan ini, Lanjut dia sangat digemari di seluruh Indonesia, pada umumnya tamu-tamu yang datang ke Palembang membawa oleh-oleh pindang patin ini. Namun menurutnya dalam kemasan yang kurang layak karena masih diproduksi secara tradisional, sehingga tidak tahan lama dan menurunkan kualitas makanan tersebut.

Permasalahan tersebut, lanjut HD dapat diatasi melalui Inovasi Teknologi Pengalengan Pindang Patin sehingga tahan sampai 1 tahun dengan kualitas sesuai standar BPOM RI.





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster