Bupati Muba Dapat APPI Awards 2020

 437 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL –Meski sudah memasuki penghujung tahun 2020, Bupati Musi Banyuasin Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA terus meraih prestasi, kali ini Kementerian Pertanian (Kementan) menganugerahi Penghargaan Anugerah Pratama Perkebunan Indonesia (APPI) Awards pada Rangkaian Hari Perkebunan ke-63 sebagai Inisiator pembangunan pabrik bahan baku campuran aspal dari karet berbasis lateks pekat.

Pemkab Muba dibawah kepemimpinan Bupati Dodi Reza Alex Noerdin memang sangat pantas mendapatkan APPI Awards, ujar Menteri Pertanian (Mentan) Dr Syahrul Yasin Limpo saat penyerahan APPI Awards beberapa waktu lalu.

Mentan menilai, inisasi terobosan Bupati Muba Dodi Reza dalam merealisasikan program aspal karet merupakan merupakan inovasi terobosan yang memberikan efek positif dan turut andil memulihkan perekonomian di sektor pertanian.

Mentan berharap, agar kepala daerah yang wilayahnya dominan wilayah perkebunan juga harus mempunyai inovasi seperti yang sudah dilakukan Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin.

Hal ini juga akan dapat turut serta andil memulihkan perekonomian nasional khususnya di sektor perkebunan atau pertanian, ujar dia.

Sementara itu, Bupati Muba Dr Dodi Reza Alex Noerdin Lic Econ MBA mengucapkan terima kasih kepada Kementan yang memberikan penghargaan APPI Awards Tahun 2020.

Penghargaan tersebut akan di persembahkan untuk semua petani di Musi Banyuasin khususnya petani karet yang selalu bersama-sama untuk bersinergi mendukung program Pemkab Muba,” ucapnya.

Peraih Penghargaan Kepala Daerah Inovatif Tahun 2020 ini menambahkan, Inisiasi terobosannya terkait aspal karet bahannya adalah lateks pekat hasil proses pemisahan partikel cair dan padat (centrifuge) berbahan baku bokar. Dikatakannya bukan hanya pasar yang bisa jadi unggulan namun lateks pekat tersebut dipastikan mampu meningkatkan ekonomi petani karet.

Dia mengatakan, ada empat keuntungan yang bermanfaat bagi petani dan kontraktor bahkan negara atas hilirisasi di sektor komoditi karet.

Empat manfaat dimaksud, pertama aspek ekonomi rakyat. Hadirnya pabrik aspal karet ini meningkatkan nilai jual petani hingga dua kali lipat, Rp 20.000 perkilogram.

Selanjutnya keuntungan kedua dari sisi teknis. Menurutnya, walau secara harga aspal karet lateks ini harganya lebih mahal tapi umurnya, namun ketahanannya dua kali lebih panjang. Karena mengandung karet jadi lebih lentur. Kemudian tahan air atau kedap air.

Sementara keuntungan ketiga sambung Dodi, dari sisi bisnis. Sedangkan keuntungan keempat dari sisi regulasi pengadaan bahan baku lateks dari petani.

HUMAS





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster