Bupati Banyuasin Bantu Mahasiswa dan Beri Penghargaan ke Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

 363 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Peringati Hari Guru Nasional dan PGRI
Bupati Banyuasin H. Askolani, SH MH memberi penghargaan kepada guru yang berinovasi dan berdedikasi. Selain itu Bupati Banyuasin juga memberi bantuan kepada mahasiswa yang membutuhkan, pada Peringatan Puncak Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun ke-75 sekaligus Launching Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Si Manis) Kabupaten Banyuasin di Graha Sedulang Setudung, Kamis (10/12/2020).

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Aminuddin, S.Pd SIP MM dalam laporannya mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan pada masa pandemi Covid-19 antara lain melakukan kunjungan ke PC dan sekolah-sekolah dalam rangka pembinaan kepada guru melakukan kegiatan pembelajaran secara luring dan daring sekaligus memberikan bantuan berupa alat tulis kepada siswa yang kurang mampu, secara kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan PGRI Kabupaten.

Selain itu, telah diprogramkan untuk melakukan kegiatan sosial membantu guru berprestasi tetapi kurang mampu melalui program bedah rumah.

Menurutnya, Kegiatan itu merupakan salah satu cara menjaga persatuan dan memelihara jalinan tali silaturahmi antar anggota PGRI, memberikan penghargaan kepada guru inovasi dan berdedikasi, serta memberikan bantuan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Serta menyerahkan kurikulum dan buku muatan lokal, menyosialisasikan sekaligus pencanangan literasi melalui Gerakan Si Manis (siswa membaca dan menulis), sebagai salah satu wujud pembentukan nilai-nilai karakter dan penanaman peradaban manusia.
“Gerakan Si Manis ini akan diterapkan di seluruh satuan pendidikan dalam Kabupaten Banyuasin. Keanggotaan PGRI sampai tahun 2020 secara online di Kabupaten Banyuasin terdata sebanyak 7469 guru, baik guru ASN maupun guru non-ASN”
“Terima kasih kepada Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH MH atas perhatiannya kepada para guru yang telah menyediakan dana TPJP (Tenaga Penyedia Jasa Pendidikan) melalui APBD yang meningkat dalam setiap tahun anggaran, kemudian memperjuangkan ketersediaan tunjangan tambahan penghasilan non sertifikasi, memperhatikan pembangunan fisik dengan pemenuhan sarana prasarana pendidikan, serta bentuk kepedulian lain berupa bantuan pendidikan, baik bagi siswa, mahasiswa, maupun guru,” imbuhnya.

Ketua PGRI Sumatera Selatan, Ahmad Julinto, S.Pd MM mengungkapkan rasa bangga dan senang akan komitmen Bupati Banyuasin, H. Askolani yang begitu dekat dengan guru-guru di Banyuasin dengan selalu menyempatkan menghadiri setiap agenda kegiatan PGRI.

“Terima kasih atas kepedulian besar atas bantuan-bantuan Pak Askolani telah memberikan intensif kepada guru non asn dan bantuan dana kepedulian untuk mahasiswa di Banyuasin. Saya yakin akan kerja yang luar biasa dari Pak Askolani untuk mewujudkan Banyuasin Cerdas,” ungkapnya.

Menurut dia, bahwa Bupati Banyuasin orang yang peduli dengan dunia pendidikan sehingga mulai dari infrastruktur fisik jalan, jembatan murid menuju sekolah dan bantuan lainnya di gelontorkan.
“Pak Askolani ini selalu peduli pada pendidikan, nasib guru dan sistem pendidikan yang berjalan hingga saat ini. Beliau sudah pantas mendapatkan penghargaan tertinggi dari PGRI karena kepedulian beliau dan program Banyuasin Cerdas yang telah berjalan. Saya bangga dan sekali lagi terimakasih kepada Bupati Banyuasin,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH menegaskan bahwa Lauching Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Si Manis) merupakan salah satu inovasi dari banyak upaya dilakukan dalam peningkatan pendidikan di Kabupaten Banyuasin.

“Kami selalu berkomitmen tinggi agar semua pemerataan pembangunan dan perbaikan sistem pelayanan perbaikan dari semua program yang kami janjikan akan terus diwujudkan secara bertahap dan sebaik mungkin.
Ditambahkan H. Askolani, Hari ini bentuk upaya Kami untuk program Banyuasin Cerdas, salah satu dari 7 (Tujuh) program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten, menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama para guru di Kabupaten Banyuasin,” ucapnya.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Banyuasin, Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani, Wakil Ketua TP PKK Kab. Banyuasin, Hj. Neni Slamet, Kepala OPD, Camat Kab. Banyuasin, TP PKK Kabupaten, Para Guru, Mahasiswa dan Siswa Kabupaten Banyuasin.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Banyuasin, Aminuddin, S.Pd SIP MM dalam laporannya mengungkapkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan pada masa pandemi Covid-19 antara lain melakukan kunjungan ke PC dan sekolah-sekolah dalam rangka pembinaan kepada guru melakukan kegiatan pembelajaran secara luring dan daring sekaligus memberikan bantuan berupa alat tulis kepada siswa yang kurang mampu, secara kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan PGRI Kabupaten.

Selain itu, telah diprogramkan untuk melakukan kegiatan sosial membantu guru berprestasi tetapi kurang mampu melalui program bedah rumah.

Menurutnya, Kegiatan itu merupakan salah satu cara menjaga persatuan dan memelihara jalinan tali silaturahmi antar anggota PGRI, memberikan penghargaan kepada guru inovasi dan berdedikasi, serta memberikan bantuan kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Serta menyerahkan kurikulum dan buku muatan lokal, menyosialisasikan sekaligus pencanangan literasi melalui Gerakan Si Manis (siswa membaca dan menulis), sebagai salah satu wujud pembentukan nilai-nilai karakter dan penanaman peradaban manusia.
“Gerakan Si Manis ini akan diterapkan di seluruh satuan pendidikan dalam Kabupaten Banyuasin. Keanggotaan PGRI sampai tahun 2020 secara online di Kabupaten Banyuasin terdata sebanyak 7469 guru, baik guru ASN maupun guru non-ASN”
“Terima kasih kepada Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH MH atas perhatiannya kepada para guru yang telah menyediakan dana TPJP (Tenaga Penyedia Jasa Pendidikan) melalui APBD yang meningkat dalam setiap tahun anggaran, kemudian memperjuangkan ketersediaan tunjangan tambahan penghasilan non sertifikasi, memperhatikan pembangunan fisik dengan pemenuhan sarana prasarana pendidikan, serta bentuk kepedulian lain berupa bantuan pendidikan, baik bagi siswa, mahasiswa, maupun guru,” imbuhnya.

Ketua PGRI Sumatera Selatan, Ahmad Julinto, S.Pd MM mengungkapkan rasa bangga dan senang akan komitmen Bupati Banyuasin, H. Askolani yang begitu dekat dengan guru-guru di Banyuasin dengan selalu menyempatkan menghadiri setiap agenda kegiatan PGRI.

“Terima kasih atas kepedulian besar atas bantuan-bantuan Pak Askolani telah memberikan intensif kepada guru non asn dan bantuan dana kepedulian untuk mahasiswa di Banyuasin. Saya yakin akan kerja yang luar biasa dari Pak Askolani untuk mewujudkan Banyuasin Cerdas,” ungkapnya.

Menurut dia, bahwa Bupati Banyuasin orang yang peduli dengan dunia pendidikan sehingga mulai dari infrastruktur fisik jalan, jembatan murid menuju sekolah dan bantuan lainnya di gelontorkan.
“Pak Askolani ini selalu peduli pada pendidikan, nasib guru dan sistem pendidikan yang berjalan hingga saat ini. Beliau sudah pantas mendapatkan penghargaan tertinggi dari PGRI karena kepedulian beliau dan program Banyuasin Cerdas yang telah berjalan. Saya bangga dan sekali lagi terimakasih kepada Bupati Banyuasin,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banyuasin, H. Askolani, SH., MH menegaskan bahwa Lauching Gerakan Siswa Membaca dan Menulis (Si Manis) merupakan salah satu inovasi dari banyak upaya dilakukan dalam peningkatan pendidikan di Kabupaten Banyuasin.

“Kami selalu berkomitmen tinggi agar semua pemerataan pembangunan dan perbaikan sistem pelayanan perbaikan dari semua program yang kami janjikan akan terus diwujudkan secara bertahap dan sebaik mungkin.
Ditambahkan H. Askolani, Hari ini bentuk upaya Kami untuk program Banyuasin Cerdas, salah satu dari 7 (Tujuh) program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera.

“Saya atas nama pribadi dan pemerintah kabupaten, menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama para guru di Kabupaten Banyuasin,” ucapnya.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Banyuasin, Ketua TP PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani, Wakil Ketua TP PKK Kab. Banyuasin, Hj. Neni Slamet, Kepala OPD, Camat Kab. Banyuasin, TP PKK Kabupaten, Para Guru, Mahasiswa dan Siswa Kabupaten Banyuasin.





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster