Sumsel Catatkan Sejarah Baru Angkat 1000 Tenaga Penyuluh Pertanian

 389 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Gubernur Sumsel H Herman Deru (HD) resmi membuka pelatihan dan pembekalan peningkatan kapasitas 1000 tenaga pendamping penyuluh pertanian yaitu Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan Pengawas Benih Tanaman (PBT) di UPTD Balai Pelatihan Penyuluhan Pertanian Provinsi Sumsel, Desa Peracak Kecamatan Martapura Kabupaten OKU Timur, belum lama ini.

Pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan tanda peserta dan kelengkapan secara simbolis oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru kepada perwakilan peserta dan dilanjutkan pemukulan gong. Pelatihan dan pembekalan dilaksanakan selama lima hari.

Pengangkatan 1000 orang tenaga pendamping penyuluh pertanian itu memecahkan rekor muri karena menjadi rekrutmen terbesar dan pertama di Indonesia.

Bahkan, Gubernur Sumsel H Herman Deru mendapatkan Piagam Penghargaan dan Pin Emas dari Kementerian Pertanian RI yang disematkan langsung oleh Perwakilan Kementerian Pertanian, Joko Samiyono kepada Gubernur Sumsel Herman Deru atas capaian Provinsi Sumsel sebagai 5 besar provinsi penghasil beras nasional.

Gubernur mengatakan, untuk meningkatkan hasil produksi petani akan sulit dicapai tanpa adanya pembekalan dan ilmu pengetahuan. Untuk itu, Pemprov Sumsel melakukan pengangkatan 1000 tenaga penyuluh pertanian.

“Hari ini Sumsel mencatat sejarah baru, belum ada satu provinsi di Indonesia yang berani mengangkat 1000 orang tenaga penyuluh pertanian selain Provinsi Sumsel,” tegasnya.

HD menambahkan, saat ini Sumsel sudah masuk 5 besar provinsi penghasil beras nasional, kedepan ditargetkan harus masuk sebagai 3 besar. Salah satu upaya dilakukan melalui pengangkatan penyuluh pertanian tersebut.





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster