Yonif 141/AYJP Kodam Sriwijaya laksanakan tugas Perdamain PBB

 228 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL– Batalyon Infanteri 141/AYJP Kodam II/Sriwijaya mendapat kepercayaan untuk melaksanakan tugas menjalankan misi Perdamaian PBB di Lebanon. Dengan dipercayanya satuan tersebut maka satuan yang bermarkas di Karang Raja, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumsel menerima kunjungan Asops Kasad Mayor Jenderal TNI Surawahadi, S.I.P., M.Si., Rabu (2/12/2020).

Adapun tujuan Kunjungan Kerja Asops Kasad, Mayor Jenderal TNI Surawahadi tersebut dalam rangka Upacara Pelepasan sekaligus untuk mengecek kesiapan baik kelengkapan maupun personel Yonif 141/AYJP sebagai Satgas Batalyon Mekanis (Yonmek) TNI Konga XXIII-0 Unifil di Lebanon TA 2020.

Dalam kunjungan tersebut, Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji mendampingi Asops Kasad, dan disambut Danyonif 141/AYJP. Turut hadir pula, Asops Kasdam II/Swj, Aslog Kasdam II/Sriwijaya, Wadanrindam II Sriwijaya, Dandim 0440/ME dan Kapolres Muara Enim.

Dpanrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji dalam arahannya menyampaikan kepada seluruh prajurit Yonif 141/AYJP yang akan bergabung dalam Pasukan Perdamaian PBB agar selalu menjaga nama baik Negara Indonesia selama melaksanakan tugas di Lebanon.

“Saya atas nama Panglima, sesuai dengan petunjuk Panglima untuk memberangkatkan saudara-saudara ke Libanon. Panglima berpesan yang paling pertama adalah jaga nama baik Negara Indonesia dengan sebaik-baiknya. Hindari pelanggaran sekecil apapun karena dampaknya akan sangat besar bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Tentara Nasional Indonesia namanya cukup harum di Lebanon, Saya minta kepada seluruh rekan-rekan prajurit yang berangkat hari ini jaga nama baik itu dengan penuh rasa tanggung jawab. Tunjukkan motivasi kebanggaan itu”, tegas Brigjen Jauhari.

Selanjutnya, Danrem juga menghimbau kepada seluruh prajurit untuk selalu menjaga kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih ada, yakni dengan melaksanakan kegiatan olahraga secara rutin, menjaga imunisasi dengan selalu makan yang cukup dan tidak berfikir yang macam-macam dan fokus kepada tugas negara yang diemban.

“Saya beserta Staf dan jajaran termasuk Kakorum juga akan berusaha, berupaya dan berdo’a untuk menjaga anak-anakmu istrimu yang ada di sini. Percayakan kepada kami kepada Kodam II/Sriwijaya, fokuslah kepada tugas negara yang sampean emban”, ujarnya.

Brigjen Jauhari juga menekankan agar menggunakan perlengkapan-perlengkapan yang diberikan oleh negara selama melaksanakan tugas di Libanon.

“Gunakan perlengkapan-perlengkapan yang diberikan oleh negara kepada kalian, tidak ada menggunakan perlengkapan-perlengkapan selain yang diberikan negara. Sekali lagi jaga nama baik, hindari pelanggaran sekecil apapun, laksanakan kegiatan-kegiatan sesuai dengan SOP nya, sesuai dengan standar operasional sehingga pelaksanaan kegiatan kita dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Terima kasih, selamat berjuang, selamat jalan, selalu melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan dengan baik”, pungkasnya.

Sementara itu, Asops Kasad, Mayor Jenderal TNI Surawahadi menjelaskan bahwa, kedatangannya di Markas Yonif 141/AYJP tersebut dalam rangka melaksanakan pengecekan kesiapan personel dan materil Satgas Yonif 141/AYJP yang dipersiapkan untuk melaksanakan tugas operasi luar negeri sebagai Satgas Batalyon (Yonmek) Mekanis TNI Konga XXIII-0/Unifil di Lebanon TA 2020.

“Saya hadir sebagai tim pemeriksa kesiapan Satgas Unifil yang akan berangkat nanti ke Libanon yang Insya Allah segera pada bulan ini. Kemudian dari yang ada yang saat ini, dari Kodam II/Swj itu sebanyak 319 orang, nanti Satgas ini akan bergabung nanti di PMPP TNI seluruhnya adalah 850 orang”, kata Asops Kasad.

“Di sana nanti tugasnya di perbatasan, mereka akan menjaga pos-pos yang sudah ditentukan untuk mengantisipasi apabila ada yang melanggar ketentuan. Selain tugas tempur, mereka juga nanti patroli di kampung-kampung, melaksanakan tugas teritorial, ada pembinaan anak kecil, pembinaan kesehatan dan pembinaan pendidikan”, jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Surawahadi, memberikan semangat pada seluruh prajurit untuk melaksanakan tugas pokok dengan baik, sehingga menjadi kebanggaan rakyat Indonesia dan juga dunia. Ia juga berpesan untuk selalu melaksanakan ibadah sesuai kepercayaan dan agama masing-masing selama menjalankan tugas 1 tahun di Lebanon.

TEKS/FOTO : PENDAM





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster