Pentingnya Penggunaan Bahasa Daerah dalam Edukasi Covid-19

 186 total views,  2 views today

JAKARTA | KSOL — Menteri Pendidikan dan Kebudayan, Nadiem Markarim mengatakan komunikasi dan sosialisasi perihal kampanye bahaya Covid-19 bagi keselamatan masyarakat menjadi tantangan terberat.

Nadiem menjelaskan salah satu strategi yang tepat untuk menghadapi tantangan tersebut ialah dengan cara mengedepankan bahasa daerah. Karena menurutnya bahasa daerah sebagai bahasa ibu yang memiliki kedekatan pesan yang secara emosional.

Nadiem pun berharap dengan menggunakan bahasa ibu dalam mengkampanyekan bahaya Covid-19 dapat lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat.

TEKS/FOTO : REPUBLIKA.CO.ID/NET





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster