Menjaga Silaturahmi antar Sesama Perantauan, Warga Ciawigajah Bentuk Perhimpunan

 324 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL – Perantauan asal Desa Ciawigajah Cirebon, Jawa Barat ternyata menyebar hingga ke berbagai wilayah Indonesia. Guna semakin mempererat jalinan komunikasi antar sesama warga di kota Palembang, mereka bersepakat membuat perhimpunan yang bernama ‘Pecinta Palembang Desa Ciawigajah Cirebon’.

Tak kenal maka tak sayang. Berangkat dari pepatah ini, paguyuban Pecinta Palembang Desa Ciawihgajah Cirebon coba terus mempekuat rasa kecintaan dengan saling mengenal satu sama lain serta ingat selalu tanah kelahiran mereka. Ini diwujudkan lewat arisan dan pengajian bersama yang muaranya adalah demi menjaga tali silaturrahmi, menuntut ilmu pengetahuan, terutama pengetahuan agama.

“Dari sisi keanugerahan, orang Ciawigajah Cirebon, dapat anugerah besar dari Tuhan. Makanya kami dari paguyuban orang Ciawigajah Cirebon akan tetap berupaya menjaga silaturahmi antara sesama,” demikian kata Uci Khairuci, tokoh di paguyuban Ciawi Gajah Cirebon Palembang kepada Kabar Sumatera belum lama ini.

Lelaki akrab disapa Kang Uci ini menambahkan, guna mempererat tali silaturahmi antara sesama perantauan asal Ciawigajah yang bermukim di Palembang, orang-orang Ciawigajah Cirebon menggelar arisan dan pengajian secara rutin. Gerakan sosial ini diharapkan bisa meningkatkan kecintaan dan persatuan antara sesama warga perantauan.

“Paguyuban ini adalah wadah kami. Alhamdulillah, setiap bulan kita gelar acara arisan dan pengajian sesama warga perantauan Ciawigajah Cirebon,” Uci menyebutkan seraya berkata arisan dan pengajian itu tetap menggunakan protokol kesehatan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak .

Di arisan dan pengajian yang berlangsung Ahad 23 November 2020, tak kurang dari 40 warga Ciawigajah Cirebon di Palembang antusias mengikuti arisan dan pengajian rutin. Selain para orang tua, anak-anak mereka pun juga tampak di acara tersebut. Kali ini gelaran pengajian berlangsung di rumah salahsatu warga di kawasan Gandus.

“Arisan ini merupakan arisan yang anggotanya terdiri dari semua perantauan asal Ciwaigajah Cirebon. Semoga wadah ini bermanfaat untuk saling menjaga silaturahmi berkasinambungan,” ujarnya.

Sementara itu, Fikri, warga perantauan asal Ciawigajah Cirebon menyampaikan, arisan keluarga besar Ciawigajah Cirebon ini dengan sendirinya dapat mempererat persaudaraan antara saudara yang selama ini terpisah karena memiliki kesibukan masing-masing.

Ia menambahkan, adapun manfaat terpenting dari kegiatan arisan dan pengajian rutin ini untuk membina kedekatan antara sesama warga perantau. Apalagi, saat ini setiap orang sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Akibatnya, ikatan kekeluargaan mulai renggang. Dengan menghadiri arisan keluarga juga pengajian bersama wadah untuk saling bersilaturahmi.

“Ya. Manfaat arisan sesama warga Ciawigajah Cirebon yang merantau ke Palembang ini juga bisa dirasakan anak-anak anggota yang mengikuti arisan,” ujarnya.

Fikri yang sehari-harinya berprofesi penjual gorengan ini berharap acara arisan tersebut berlangsung turun menurun sampai anak cucu hingga ikatan silaturahim tidak pernah akan putus.

“Mudah-mudah saja acara arisan dan pengajian seperti ini berlangsung lama dan turun menurun sampai anak cucu kami, hingga kita tidak akan lupa sanak saudara di tanah rantau ini,” tandasnya.

TEKS/FOTO : RINALDI SYAHRIL DJAFAR





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster