Masa Pandemi, KKI Laksanakan konsultasi Offline ke Online

 244 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Konsolidasi Nasional yang dilaksankan di Palembang, Jumat untuk
menyatukan program-program kerja dan visi Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Sehingga dengan demikian, pekerjaan KKI dalam satu hingga lima tahun ke depan dapat berjalan maksimal sesuai dengan wewenang dan tugas sebagai konsil kedokteran Indonesia. Intinya acara ini sebagai konsolidasi nasional.

Kenapa konsolidasi nasional? Artinya, anggota KKI kita undang, organisasi profesi kita undang. Majelis kehormatan konsil kedokteran, kita juga mengundang dinas-dinas kesehatan. Kita gelar secara ofline maupun online, kata Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D
Ketua Konsil Kedokteran.

Itu kan semacam konsolidasi untuk melihat apa yang menjadi visi dan misi kita termasuk di dalamnya menentukan rencana strategis selama lima tahun terakhir. Bagaimana penyusunan program kerja. Untuk itulah kenapa pentingnya acara ini dilaksanakan.

Tentang hubungan dengan Covid19? Kata Taruna, KKI adalah semacam lembaga yang meregulasi atau mengatur sistem dan praktik kedokteran termasuk mewabahnya covid 19. Karena selama covid ini banyak masalah, antara lain dokter sebenarnya juga takut ataupun kuatir.

Cemas berhadapan dengan pasien secara langsung, karena aspeknya jangan-jangan kena covid, sebaliknya juga pasien juga takut jangan-jangan dirinya dianggap covid. Dan, yang pasti semua itu proses.

Tetapi pelayanan kedokteran harus tetap jalan karena tetap ada orang sakit. Juga belum tentu covid saja, namun ada yang mengidap sakit-sakit yang lainnya. Kita ketahui bahwa penyakit covid ini kan memang sudah ratusan ribu masyarakat kita yang kena, tapi harus dipahami juga sudah jutaan juga masyarakat kita yang kena penyakit lain, itu tetap harus dirawat dalam kondisi dan situasi covidpun.

Oleh karena itu ada strategi untuk melakukannya bagaimana kita mensosialisasikan selain dengan offline juga dengan secara online yaitu kita sebut dengan telemedisin. Jadi, sebelum ketemu pasiennya bisa wawancar jarak jauh lewat telepon atau melalui video call. Berdasarkan itu, jika memang emergensi dia datang ke rumah sakit. Di rumah sakitkan ada screemingnya, kalau dia positif, masuk ke rumah sakit khusus, kalau dia tidak positif maka dilayani seperti biasa.

Dengan cara begitu, dokternya terlindungi dan pasiennya juga terlindungi. Karena dokterkan manusia juga. Intinya kita mau sosialisasikan peraturan Konsil nomor 74 tahun 2020 telah keluar untuk berhubungan dengan telemedisin. Untuk telemedisin bisa dilakukan segala fasilitas, saat sebelum bertemu dengan fasien atau dokter melalui teknologi baik VC/WA bisa saling berhubungan.

Adapun Goal acara konsolidasi ini adalah untuk menghasilkan aturan-aturan dan program kerja yang bisa membangkitkan profesionalisme dokter itu semakin bagus. Imbasnya yaitu pelayanan dan perlindungan terhadap masyarakat semakin maksimal khususnya dalam wabah covid 19 yang sangat luar biasa ini

Harapan kedepan? Jawab Taruna, dokter sebagai pelayanan masyarakat akan semakin memaksimalkan fungsi dan perannya di tengah tengah masyarakat. Di samping itu, mereka juga akan meningkatkan profesionalismenya secara maksimal, tidak hanya standar nasional tapi juga global dan internasional. Sehingga dokter Indonesia bisa menjadi tuan di negeri sendiri.





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster