Danrem : Karhutla Masih Jadi Permasalahan Serius Bagi Sumsel

 324 total views,  2 views today

Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji.S.IP, S.Sos dalam sambutnya menyampaikan, Kebakaran Hutan dan lahan masih menjadi permasalahan yang serius dan mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat.

Hal ini karena Sumsel banyak lahan gambut dan musim kemarau rawan terbakar, kata Danrem saat penutupan Satgas Siaga Karhutla di Palembang, Senin.

Menurutnya dia, selain itu
budaya masyarakat yang masih menerapkan Sistem “ Sonor “.

Membuka lahan masih menjadi faktor utama penyebab terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumsel.

Selain itu dampak negatif dari kebakaran ini adalah timbulnya gangguan ksehatan pada saluran pernapasan, kerugian dibidang perekonomi serta munculnya protes dari negara – negara tetangga, akibat adanya asap yang memasuki wilayah mereka.

Lebih lanjut dia mengatakan, terlebih lagi terjadinya Karhutla Ini di masa-masa Pandemi Covid 19 seperti sekarang ini sehingga harus dicegah bersama.

Untuk menanggulangi dampak hal tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 2981 kpts/bpbd-ss/2020 tanggal 20 Mei 2020 telah ditetapkannya status keadaan Siaga Darurat Bencana Asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan di wilayah Provinsi Sumatera Selatan.

Hal ini merupakan langkah untuk menyiapkan dan mengantisipasi sedini mungkin terhadap bahaya Karhutla, dan Keputusan Gubernur Nomor 318/kpts/bpbdss tanggal 5 Juni 2020 tentang pembentukan Pos Komando Satuan Tugas Siaga darurat bencana asap akibat Karhutla, ujar dia.

Saat ini BNPB, KLHK, Kapolri dan Panglima TNI telah bersatu padu dalam menyikapi ancaman Karhutla sedini mungkin sebelum api menjalar membakar lahan.

Begitu juga tindakan tegas diberikan bagi mereka yang secara sengaja melakukan pembakaran hutan. Sanksi administrasi, Perdata dan Pidana dijatuhkan untuk memberikan kepastian hukum dan keadilan kepada warga/perusahaan yang membakar hutan dan lahan secara sembarangan.

Yang jelas pencegahan menjadi langkah yang paling ideal, efektif dan efisien dalam mengatasi ancaman karhutla dan menjadi prioritas. Edukasi pada masyarakat dan pemilik lahan harus menjadi fokus utama.

Pada kesempatan syukuran ini Danrem 044/Gapo menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim yang terlibat dalam operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan, dan khususnya kepada pilot dan Crew Pilot yang berasal dari luar negeri semoga merasa aman, nyaman bekerja dan berada di Kota Palembang, serta dapat kembali lagi dengan mengajak keluarga dan teman-teman untuk berwisata ke Kota Palembang.

Selamat jalan untuk kembali pulang ke tanah air masing-masing atau meneruskan pekerjaan ditempat lainnya dan semoga selamat sampai ditempat tujuan,”ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain H. Herman Deru Gubernur Prov. Sumsel, H.Harnojoyo Wali Kota Palembang, Kapolda Sumsel diwakili Dirsamapta Kombes Pol Djuwito Purnomo, Pangdam II/Sriwijaya diwakili Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.IP, S.Sos Danrem 044/Gapo, Kolonel Inf Ari Sudarsono Kasi Ops Rem 044/Gapo, Kolonel PNB Firman Wirayuda S. T. M. Soc, Sc Danlanud Kolonel (P) Filda Malari Danlanal, Kepala Badan Resortasi Gambut RI Nazir Foaed.

TEKS/FOTO : PENREM





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster