Gubernur Minta FKUB Aktif Cegah Potensi Konflik Antar Umat Beragama

 260 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL — Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, H Herman Deru minta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumsel untuk terus cegah tangkal potensi konflek antar umat beragama.

FKUB untuk mendeteksi dini terjadinya konflik antar umat ragama di tengah masyarakat Sumsel, kata gubernur audinesi dengan Ketua FKUB Sumsel, KH. Mal’an Abdullah di Palembang, Kamis.

FKUB bertemu gubernur menyampaikan hasil Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) FKUB yang dilakukan pada 2-5 November 2020 lalu.

“FKUB harus bisa mendeteksi ini secara dini sehingga tidak terjadi konflik antar umat beragama di Provinsi Sumsel,” ungkapnya.

Hal ini karena Sumsel tidak terjadi konflik antar umat beragama sehingga itu harus dijaga.

Sementara itu, Ketua FKUB Sumsel, KH. Mal’an Abdullah mengaku, arahan Gubernur Sumsel, H Herman Deru tersebut sesuai dengan yang diharapkan FKUB secara nasional dan amanat Rakornas 2020.

Peran tersebut menjadikan FKUB di daerah seluruh Indonesia bisa melakukan deteksi dini konflik beragama di tengah masyarakat.

“Kalau bisa dideteksi lebih dini lebih bagus,” ujarnya.

Dari sisi anggaran lanjut Mal’an FKUB sangat perlu dukungan Gubernur Sumsel untuk memperkuat FKUB daerah yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Sumsel. Upaya ini, lanjut Mal’an, dilakukan dengan harapan kafasitas FKUB di Sumsel mampu mengemban fungsi dan tugas tersebut.





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster