3 Kota Catat Kesembuhan Corona Tertinggi

 209 total views,  1 views today

JAKARTA  | KSOL — Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat tiga daerah dengan angka kesembuhan pasien virus corona tertinggi berdasarkan hasil analisis mingguan pekan lalu. Ketiga daerah tersebut tercatat merupakan perkotaan, yakni Kota Denpasar, Kota Surabaya, dan Kota Makassar.

“Kota Denpasar tingkat kesembuhannya 92,13 persen, Kota Surabaya 74,68 persen, Kota Makassar 70 persen, Jakarta Pusat juga cukup tinggi angka sembuh 66,26 persen,” kata Anggota Tim Pakar Satgas Covid-19, Dewi Nur Aisyah di BNPB, Rabu (19/8).

Dewi juga merinci daerah perkotaan dengan presentase jumlah kasus kematian terendah. Posisi pertama adalah Kota Denpasar dengan presentase 1 persen, kemudian Kota Jayapura 1,3 persen, Kota Depok 3,21 persen, Kota Jakarta Pusat 3,29 persen, kemudian Kota Makassar 4,02 persen.

Sementara Kota Surabaya mencatat persentase angka kematian tertinggi yakni 8,62 persen, disusul Kota Semarang 6,27 persen.

“Jadi di sini kita lihat, Kota Denpasar dia tinggi angka kesembuhan dan kecil angka kematian, sementara Kota Surabaya angka sembuhnya tinggi tapi angka kematian juga tinggi,” ucap Dewi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan presentase angka kasus aktif terbanyak. Pertama berasal dari Kota Jayapura yaitu 49,22 persen, kemudian Kota Medan 47,51 persen, Kota Banjarmasih 39, 26 persen, Kota Depok 37,37persen, Kota Palembang 34,14 persen, dan Kota Semarang 30,81 persen.

Kota Denpasar menjadi daerah yang mencatat presentase kasus aktif terendah, yakni hanya 6,84 persen.

“Kita harus fokus pada kasus aktif bukan kasus kumulaif positif, jadi kita lihat berapa persen sih jumlah kasus orang dalam perawatan atau sedang isolasi mandiri, ternyata kasus aktif paling banyak di Kota Jayapura, dan paling sedikit di Kota Denpasar,” jelas Dewi.

Dari data ini, Dewi menyimpulkan kasus Covid-19 banyak berasal dari wilayah perkotaan. Ia menyebut sebesar 53,01 persen kasus positif di Indoensia disumbang oleh daerah perkotaan.

Jumlah kasus positif per tanggal 18 Agustus sebesar 143.043, berdasarkan halaman https://covid19.go.id/peta-sebaran jumlah kasus aktif sebanyak 40.460 atau 28,3 persen dari total kasus positif.

“Kami paham perkotaan adalah poros aktivitas, jaga kota kita agar tetap aman jangan sampai aktivitas lumpuh, waspada penularan, masyarakat dan Pemda harus lebih adaptif menangani kasus Covid-19, kita tidak boleh lengah dalam kondisi apapun,” pungkasnya.

TEKS/FOTO : CNN INDONESIA.COM (mel/osc)





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster