Harga Emas Antam Melemah ke Rp895 Ribu per Gram

 2,315 total views,  2 views today

JAKARTA | KSOL — Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp895 ribu per gram pada Rabu (17/6). Harga emas tercatat turun Rp3.000 dibandingkan posisi kemarin yakni Rp898 ribu per gram.

Serupa, harga pembelian kembali (buyback) turun Rp3.000 per gram dari Rp787 ribu menjadi Rp784 per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp477 ribu, 2 gram Rp1,73 juta, 3 gram Rp2,57 juta, 5 gram Rp4,25 juta, 10 gram Rp8,44 juta, 25 gram Rp20,98 juta, dan 50 gram Rp41,89 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp83,71 juta, 250 gram Rp209,01 juta, 500 gram Rp417,82 juta, dan 1 kilogram Rp835,6 juta.

Simak Video Ini :

Sumber : Youtube / imronkayaraya chanel

Harga jual emas sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX turun 0,27 persen menjadi US$1.731 per troy ons. Sedangkan, harga emas di perdagangan spot turun 0,12 persen ke US$1.724 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan harga emas masih dipengaruhi kebijakan bank sentral AS, The Fed. Senin, (15/6) waktu setempat, The Fed meluncurkan program pembelian obligasi korporasi AS di pasar sekunder. Guna menjalankan program itu The Fed, menyiapkan anggaran hingga US$750 miliar.

“Stimulus Bank Sentral AS berpotensi membuat likuiditas dolar AS bertambah, masih menopang harga emas spot,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/6).

Selain itu, pasar akan mencermati pernyataan Gubernur The Fed Jerome Powell mengenai outlook ekonomi dan kebijakan The Fed. Powell dijadwalkan berpidato di hadapan Kongres AS malam nanti, waktu setempat.

“Ini bisa menjadi market mover (penggerak) untuk harga emas,” katanya.

Di lain pihak, kebijakan The Fed tersebut mendorong peralihan investor ke aset berisiko, sehingga memberikan tekanan ke harga emas.

Lebih lanjut, ia memprediksi harga emas bergerak di level US$1.700-US$1.740 per troy ons.

TEKS/FOTO : CNN INDONESIA.COM (ulf/sfr)

MEMBERILAH WALAU SEDIKIT, SEBAB TIDAK MEMBERI ITU LEBIH SEDIKIT NILAINYA (Khalifah Ali bin Abi Thalib)
DONASI dapat di transfer MELALUI REKENING sbb:
BANK BRI CABANG POLIGON
No. Rekening : 7017-0100-6430-53-4
Atas nama : RUMAH TAHFIDZ RAHMAT
loading…





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster