Hadir di Palembang, Teman Bus Resmi Diluncurkan

 323 total views,  1 views today

PALEMBANG | KSOL – Kementerian Perhubungan meluncurkan transportasi pekotaan berbasis jalan, yaitu Teman Bus. Transportasi itu terintegrasi dengan layanan angkutan umum massal LRT Kota Palembang.

Teman Bus ini menjadi layanan pertama di Kota Palembang dalam program Buy The Service (BTS). Bekerja sama dengan PT Trans musi Palembang Jaya, Teman Bus diluncurkan di rumah dinas Wali Kota Palembang, Jalan Talang Semut, Palembang, Selasa (2/6/2020).

“Layanan Teman Bus dibutuhkan karena melihat kondisi layanan angkutan umum di wilayah perkotaan yang perlu penanganan lebih baik dan berkelanjutan. Di samping itu juga untuk merespons kebutuhan masyarakat perkotaan dan tuntutan perbaikan lingkungan karena perubahan iklim yang sudah di depan mata,” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi, Selasa (2/6/2020).

Simak Video Ini :

Teman Bus memberikan subsidi penuh terhadap biaya operasional layanan yang dilaksanakan oleh operator dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan. Standar pelayanan inilah yang menjadi acuan pelayanan operator untuk layanan yang lebih baik kepada masyarakat, sehingga diharapkan lebih banyak penumpang yang beralih ke moda transportasi publik.

“Bus ini lebih aman, nyaman, selamat dan akan ada di halte setiap 10 menit sekali. Penumpang cukup menyiapkan kartu non-tunai, dan buka aplikasinya untuk melihat rute, jadwal, dan posisi bus secara real time. Jadi penumpang lebih mudah dalam mobilisasi di kawasan perkotaan,” ujar Budi Setiyadi lagi.

Sementara itu, Wali Kota Palembang Harnojoyo sangat mengapresiasi Teman Bus ini karena dinilai mempunyai teknologi yang canggih dan mampu bersaing. (Baca: PSBB Palembang Diperpanjang 14 Hari)

“Penggunaan semuanya canggih, transportasi masa depan yang nyaman dan bagus. Apalagi ada pemandu yang memberikan informasi kepada penumpang,” kata Harnojoyo.

Untuk pelayanannya sendiri, Teman Bus menyediakan sebanyak 45 unit dengan rute layanan di tiga koridor, yaitu koridor 1 Terminal Alang-alang Lebar-Dempo, koridor 2 Asrama Haji-Terminal Sako, dan koridor 3 Terminal Plaju-Pasar Induk Jakabaring.

Bus ini berkapasitas 40 penumpang dengan 20 tempat duduk. Untuk bus yang besar berkapasitas 60 penumpang dengan 30 tempat duduk, serta kursi prioritas. Setiap bus mempunyai satu pintu masuk di bagian depan dengan low deck dan satu di pintu bagian tengah adalah high deck.

TEKS/FOTO : SUMSEL.SINDONEWS.COM (ihs)

loading…




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster