Kasus Pasien Positif Corona Tinggi, New Normal Batal Diterapkan di Palembang

 262 total views,  2 views today

PALEMBANG | KSOL – Kasus pasien positif corona tinggi, akibatnya new normal batal diterapkan di Palembang.

“Penularan virus corona di Palembang belum terkendali. Inilah alasan mengapa Palembang belum dapat menerapkan new normal,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumatera Selatan, Yuwono, Senin, 1 Juni 2020.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis Gugus Tugas Covid-19, jumlah kasus positif corona di Sumatera Selatan sudah menyentuh angka 982. Dari jumlah itu, 203 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 33 pasien meninggal dunia.

Simak Video Ini :

Sumber : Youtube / imronkayaraya chanel

Kota Palembang sebagai zona merah, tercatat memiliki tingkat penyebaran kasus tertinggi di Sumatera Selatan. Bahkan, lebih dari 50 persen kasus di Bumi Sriwijaya berasal dari Ibu Kota.

Yuwono menambahkan, selain jumlah kasus yang belum terkendali, alasan lain yang membuat Palembang tidak bisa segera menerapkan new normal ialah tes laboratorium yang belum optimal.

“Untuk saat ini keadaannya belum normal. Karena dari 10 ribu sampel yang masuk di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang, hanya 500 sampel yang mampu diperiksa per hari. Tapi, jika dalam per harinya kita bisa memeriksa 1.500 sampel, maka baru bisa dikatakan optimal,” tuturnya.

Melihat kondisi seperti ini, Yuwono menerangkan, bahwa secara umum Sumatera Selatan, khususnya Palembang saat ini belum memenuhi syarat untuk menerapkan kebijakan new normal, karena belum sesuai dengan kriteria penyelenggaraan new normal.

TEKS/FOTO : SUARAMERDEKA.COM

loading…




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster