Kabar Baik, Di Sumsel Tak Ada Tambahan Positif Covid-19

 219 total views,  1 views today

JAKARTA | KSOL – Dalam pekan ini, Provinsi Sumatera Selatan, masuk dalam provinsi yang tidak ada tambahan korban covid-19. Namun masih ada 20 provinsi lain yang dilaporkan ada kasus baru., yang mencapai 387 kasus.

Ke-14 provinsi ini, tak dilaporkan adanya penambahan korban akibat vius covid-19. Hal ini terungkap Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melaporkan kasus konfirmasi positif Covid-19 per Minggu (10/5/2020) pukul 12.00 WIB sebanyak 14.032 kasus.

Dari jumlah itu, pasien sembuh bertambah 91 orang menjadi 2.698 orang. Adapun kasus kematian bertambah 14 orang sehingga total mencapai 973 orang.

“Ini sebagai gambaran yang bisa kita maknai bahwa proses penularan di tengah masyarakat masih terjadi,” kata Juru Bicara Pemerintah Khusus untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto, kemarin.

sumber : youtube/imronkayaraya chanel

Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, tercatat ada 14 provinsi yang tak dilaporkan ada kasus baru Covid-19. Namun, 20 provinsi lain masih dilaporkan ada kasus baru dengan total 387 kasus, dengan terbanyak dari Jakarta, yaitu 134 kasus.

Berikut ini data daerah dengan nol tambahan kasus positif Covid-19:

  1. Aceh
  2. Bengkulu
  3. Jawa Barat
  4. Kalimantan Utara
  5. Kepulauan Riau
  6. Nusa Tenggara Barat
  7. Sumatera Selatan
  8. Sumatera Utara
  9. Lampung
  10. Maluku Utara
  11. Maluku
  12. Sulawesi Barat
  13. Nusa Tenggara Timur
  14. Gorontalo

Dalam kesempatan itu, Yuri mengungkapkan agar masyarakat mewaspadai orang tanpa gejala (OTG) Covid-19.

“Awalnya kita bisa gambarkan sebaran klasiknya yang dibawa orang-orang sakit, orang dengan gejala, dengan suhu di atas 38°C dengan disertai batuk, sesak. Namun, dalam perkembangan, gambaran ini sudah tidak menjadi ciri khas dari orang yang bawa, dari tubuhnya terinfeksi virus (corona),” katanya.

“Ini yang kita sebut orang tanpa gangguan, orang tanpa gejala. Jika ada di masyarakat kemudian orang ini, nggak gunakan masker, kontak dekat dengan kelompok lain yang rentan, ini timbulkan penularan,” lanjutnya.

TEKS/FOTO : CNBC INDONESIA.COM (miq/dru)





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster