Update Corona 7 April: 1,35 Juta Orang Terinfeksi, 287.679 Sembuh

 377 total views,  3 views today

JAKARTA | KSOL – Jumlah pasien kasus corona di dunia, hingga Selasa (7/4/2020) pukul 16.18 WIB mencapai 1.352.158 kasus.

 Jika dibandingan dengan data kemarin sore pukul 16.48 WIB, jumlahnya bertambah lebih dari 70.000 kasus. Pasalnya, pada Senin (6/4/2020) sore, jumlah terkonfirmasi kasus Covid-19 adalah 1.282.041 kasus.

Dari 1.352.158 orang yang positif terinfeksi Covid-19 pagi ini, 75.294 di antaranya meninggal dunia dan 287.679 telah dinyatakan sembuh.

Terdapat 209 negara dan wilayah di seluruh dunia yang telah melaporkan Covid-19. Ini artinya, ada satu negara baru yang mengonfirmasi kasus baru Covid-19 di negaranya.

Selain itu, pandemi juga menyebar di dua transportasi angkut Internasional, yakni Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang dan Kapal pesiar MS Zaandam Holland America.

Baco Jugo :


Pemerintah menyatakan bahwa masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan jumlah pasien Covid-19 bertambah. Hingga Selasa (7/4/2020) pukul 12.00 WIB, diketahui secara total ada 2.738 kasus Covid-19 di Tanah Air. Jumlah ini bertambah 247 kasus dalam 24 jam terakhir.

Sudah ada lebih dari 14.000 spesimen dari berbagai rumah sakit di Indonesia yang dites dengan metode PCR. Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Selasa (7/4/2020) sore.

“Penambahan kasus baru konfirmasi positif Covid-19 dengan pemeriksaan menggunakan metode PCR bukan rapid test sebanyak 247 kasus,” ujar Yurianto.

“Sehingga total menjadi 2.738 orang,” kata dia. Dia juga menjelaskan bahwa dalam periode yang sama terdapat penambahan 12 pasien Covid-19 yang sudah dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total ada 204 pasien yang dinyatakan tidak lagi terinfeksi virus corona berdasarkan dua kali pemeriksaan.

Kemudian, diketahui juga ada penambahan 12 pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Penambahan ini menyebabkan total pasien meninggal akibat Covid-19 menjadi 221 orang.

“Masih ada pertambahan kasus meninggal sebanyak 12 orang, sehingga total menjadi 221,” ujar Yurianto. Data pemerintah memperlihatkan bahwa kasus Covid-19 masih terjadi di 32 provinsi.

Ada dua provinsi yang hingga saat ini tidak mencatat adanya pasien Covid-19, yaitu Nusa Tenggara Timur dan Gorontalo.

Kemudian, diketahui juga bahwa penambahan kasus baru terjadi di dua provinsi. Penambahan terbesar diketahui ada di DKI Jakarta dengan 101 kasus baru.

Yuri terus meningatkan kepada semua masyarakat untuk selalu menggunakan masker, terutama saat keluar rumah. Namun penting diingat, masker bedah dan masker N95 hanya diperuntukkan bagi pasien dan petugas medis.

“Tetap tinggal di rumah, bila sangat-sangat tidak diperlukan, tinggal di rumah!” kata Yuri dalam konferensi pers, Selasa sore. “Sekali lagi masker untuk semua,” tegasnya.

Update corona global

Data Worldmeters menunjukkan, kasus terbanyak tercatat ada di AS, Spanyol, Italia, Jerman, dan Perancis.

Dengan penambahan ini, kelima negara tersebut memiliki jumlah kasus Covid-19 lebih banyak dari China, negara yang pertama kali mengidentifikasi adanya virus corona baru pada akhir Desember 2019.  Hingga saat ini, ada lebih dari 367.000 orang AS yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19.

Sementara itu, kematian terbanyak terjadi di Italia, kemudian disusul Spanyol, AS, dan terakhir Perancis.

Keempat negara itu memiliki angka kematian yang jauh lebih banyak dibanding yang terjadi di China. Untuk jumlah pasien sembuh terbanyak adalah China. Dari 81.740 kasus yang dikonfirmasi di China, 77.167 pasien di antaranya telah sembuh.

Berikut adalah 50 negara dengan kasus positif virus corona terbanyak per Selasa (7/4/2020) menurut Worldometer:

Amerika Serikat: 367.650 terinfeksi (+30.799) dan 10.943 meninggal (+1.323)

Spanyol: 136.675 terinfeksi (+1.643) dan 13.341 meninggal (+286)

Italia: 132.547 terinfeksi (+3.599) dan 16.523 meninggal (+636)

Jerman: 103.375 terinfeksi (3.243) dan 1.810 meninggal (+226)

Perancis: 98.010 terinfeksi (+5.171) dan 8.911 meninggal (+833)

China: 81.740 terinfeksi (+32) dan 3.331 meninggal

Iran: 60.500 terinfeksi dan 3.739 meninggal

Inggris: 51.608 terinfeksi dan 5.373 meninggal

Turki: 30.217 terinfeksi dan 649 meninggal

Belgia: 22.194 terinfeksi dan 2.035 meninggal

Swiss: 21.793 terinfeksi dan 782 meninggal

Belanda: 18.803 terinfeksi dan 1.867 meninggal

Kanada: 16.667 terinfeksi dan 323 meninggal

Austria: 12.399 terinfeksi dan 243 meninggal

Brasil: 12.232 terinfeksi dan 566 meninggal

Portugal: 11.730 terinfeksi dan 311 meninggal

Korea Selatan: 10.331 terinfeksi dan 192 meninggal

Israel: 9.006 terinfeksi dan 59 meninggal

Rusia: 7.497 terinfeksi dan 58 meninggal

Swedia: 7.206 terinfeksi dan 477 meninggal

Australia: 5.908 terinfeksi dan 46 meninggal

Norwegia: 5.866 terinfeksi dan 78 meninggal

Irlandia: 5.364 terinfeksi dan 174 meninggal

Denmark: 4.978 terinfeksi dan 187 meninggal

India: 4.858 terinfeksi dan 136 meninggal

Ceko: 4.828 terinfeksi dan 80 meninggal

Chili: 4.815 terinfeksi dan 37 meninggal

Polandia: 4.532 terinfeksi dan 111 meninggal

Rumania: 4.057 meninggal dan 182 meninggal

Pakistan: 3.918 terinfeksi dan 54 meninggal

 Jepang: 3.906 terinfeksi dan 92 meninggal

Malaysia: 3.793 terinfeksi dan 62 meninggal

Filipina: 3.764 terinfeksi dan 177 meninggal

Ekuador: 3.747 terinfeksi dan 191 meninggal

Luksemborg: 2.843 terinfeksi dan 41 meninggal

Saudi Arabia: 2.752 terinfeksi dan 38 meninggal

Indonesia: 2.738 terinfeksi (+247) dan 221 meninggal (+12)

Peru: 2.561 terinfeksi dan 92 meninggal

Meksiko: 2.439 terinfeksi dan 125 meninggal

Finlandia: 2.308 terinfeksi dan 27 meninggal

Thailand: 2.258 terinfeksi dan 27 meninggal

Serbia: 2.200 terinfeksi dan 58 meninggal

Panama: 2.100 terinfeksi dan 55 meninggal

Uni Emirat Arab: 2.076 terinfeksi dan 11 meninggal

Qatar: 1.832 terinfeksi dan 4 meninggal

Republik Dominika: 1.828 terinfeksi dan 86 meninggal

Yunani: 1.755 terinfeksi dan 79 meninggal

Afrika Selatan: 1.686 terinfeksi dan 12 meninggal

Argentina: 1.628 terinfeksi dan 53 meninggal

Kolombia: 1.579 terinfeksi dan 46 meninggal

Sebagai catatan, penambahan kasus di atas, terhitung sejak Senin (6/4/2020) pukul 16.48 WIB hingga Senin (7/4/2020) pukul 16.18 WIB berdasar data Worldmeters.

TEKS/FOTO : KOMPAS.COM

loading…




Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster