Setiap Sidang Ada Kericuhan, Bagaimana Kami Bersikap? (Kolom PKY Sumsel Edisi Maret 2020)

 121 total views,  1 views today


Sampaikan informasi/konsultasi/pertanyaan/tanggapan/saran/kritik anda seputar persidangan dan etika/perilaku hakim di dalam maupun luar dinas kepada Komisi Yudisial Republik Indonesia Penghubung Wilayah Sumatera Selatan  melalui email: penghubungky@gmail.com atau pkysumsel@komisiyudisial.go.id. Respon akan dimuat setiap 3 pekan.


Pertanyaan Masyarakat:

  1. Untuk Penghubung KY bisakah dibantu saudara kami menjadi hakim di daerah dan kerap bersidang selalu ada kericuhan dalam bentuk demo, mengutuk hakim dan pengadilan disertai sumpah serapah, maupun berupaya mendatangi tempat tinggalnya dengan memberikan ancaman, sehingga kami cemas nanti terjadi hal yang buruk. Mohon petunjuknya.

Pengirim : Anonim di Musi Rawas Utara. Anonym787@gmail.com

Respon:

Informasi yang saudara sampaikan merupakan perbuatan yang diduga telah mengintimidasi hakim dalam memeriksa dan memutus perkara, menghina hakim dan pengadilan, serta mengancam keamanan hakim di dalam maupun di luar persidangan, maka perbuatan tersebut termasuk perbuatan merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim.

Terkait perbuatan tersebut KY dapat melakukan langkah hukum dengan melaporkan orang-perseorangan, atau badan hukum yang merendahkan kehormatan dan keluhuran martabat hakim kepada penegak hukum, dan memantau proses hukum sesuai prosedur hukum yang berlaku.

KY juga dapat melakukan langkah lain yang dilakukan Komisi Yudisial berupa koordinasi, mediasi, konsiliasi, dan/atau somasi untuk menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim. Segera hubungi kami di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 0852-85147785 (Komplek Baznas, Depan Kodam Sriwijaya). Tim Penghubung KY Sumsel juga menghubungi saudara setelah pertanyaan saudara kami terima di kolom ini.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Mohon petunjuk jika mau meminta KY melakukan pemantauan sidang perkara perdata. Terima kasih.

Pengirim : Sinta Nadin di Betung. nadina@yahoo.com

Respon:

Pengajuan permintaan pemantauan persidangan pidana maupun perdata sama saja. Cukup menyiapkan persyaratan administratif berupa identitas pemohon (dilengkapi keterangan alamat surat, alamat surat elektronik (e-mail), nomor telepon, nomor telepon genggam, dan/atau nomor faksimile), nomor perkara, jadwal dan agenda persidangan, identitas majelis hakim dan panitera pengganti, identitas para pihak yang berperkara, kronologis singkat perkara, hingga uraian mengenai alasan diperlukannya pemantauan sebagai syarat substantif.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Kami dari organisasi mahasiswa di Lahat berencana melakukan kunjungan belajar ke KY Sumsel. Terima kasih.

Pengirim : Heni Purnamasari di Lahat. henimudia@gmail.com.

Respon:

Tentu saja Komisi Yudisial menyambut baik rencana kunjungan belajar yang akan organisasi adik-adik lakukan. Silahkan mampir ke kantor milik kita bersama di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 07115734945 (Komplek Baznas, lantai 2 bagian kiri, Depan Kodam Sriwijaya).

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Terus terang saya kesal dengan KY karena laporan yang saya kirim sudah hampir 1,5 bulan belum ada informasi sudah sampai mana penanganannya. Tolonglah KY Penghubung bantu bagaimana perkembangannya agar kami tidak lama menunggu.

Pengirim : Dedi Supriyanto di Gelumbang. Dedisafri@yahoo.co.id

Respon:

Menelusuri perkembangan laporan dapat dilakukan melalui situs resmi Komisi Yudisial http://www.plm.komisiyudisial.go.id/ kemudian register terlebih dahulu apabila belum memiliki akun, lalu ketik nama pelapor atau identitas pelapor pada menu search, selanjutnya klik maka akan tampil status data pengaduan masyarakat. Selain itu dapat pula menghubungi hot line Komisi Yudisial di 021-31903876/ 021-31903902/ 021-31903802 atau menghubungi kantor Penghubung KYRI Wilayah Sumsel di 0711-5734945. Untuk informasi perkembangan laporan yang saudara sampaikan, tim Penghubung KY Sumsel akan menginformasikannya. Terima kasih.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Bisakah melaporkan ke KY atas vonis hakim yang tidak sesuai dengan fakta persidangan sehingga sangat tidak adil bagi kami selaku koban.

Pengirim : Adi Hidayat di Ogan Ilir. adihidayat@yahoo.com

Respon:

Putusan hakim dapat dilaporkan ke Komisi Yudisial asalkan dengan fakta dan bukti yang jelas, baik formil maupun materil.

Bukti formil (KTP/SIM/Paspor, KTA khusus advokat, surat kuasa khusus bagi yang menggunakan kuasa) dan bukti materiil (fotokopi salinan resmi putusan/penetapan yang dilaporkan yakni mengikuti tingkat peradilan, seperti tingkat pertama, banding, kasasi dan PK) disertai video, audio visual, rekaman persidangan, foto, dan kliping koran bila ada, serta keterangan saksi minimal 2 orang secara tertulis di atas kertas bermaterai).

Untuk dipahami, Komisi Yudisial tidak memiliki kewenangan mengubah putusan hakim, dan laporan yang diproses hanya dilihat dari aspek etika dan perilaku hakim saja, yakni apakah dalam proses putusan telah terjadi pelanggaran KEPPH (Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim).

Pelanggaran etika dan perilaku serta putusan hakim yang dianggap janggal pasti akan diproses asalkan dimulai dari tahun 2004 karena itu merupakan awal berlakunya UU Komisi Yudisial sebagai pengawas etika dan perilaku hakim.

Pertanyaan Masyarakat:

  1. Saya memiliki rekaman vidio perbuatan asusila hakim, mau melaporkan tapi masih pikir-pikir dulu.

Pengirim : Abdullah di Banyuasin. Abdul­_lah@yahoo.com

Respon:

Semua laporan masyarakat yang disampaikan ke KYRI pasti akan diterima, diproses/ditindaklanjuti, lebih-lebih jika sudah ada bukti seperti rekaman. Nanti jika sudah tiba di kantor penghubung KY Sumsel, masyarakat pelapor akan kami minta mengisi syarat formal dan pendukung lainnya. Silahkan datang langsung ke kantor kita di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 (Gedung Baznas Blok kiri, telepon: 07115734945 Depan Kodam II Sriwijaya).


Informasi selengkapnya :

Silakan datang ke kantor Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Sumatera Selatan di Jalan Jenderal Sudirman KM 2,5 Nomor 7490 Telp: 07115734945 (Komplek Baznas, lantai 2 bagian kiri, Depan Kodam Sriwijaya).

 





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster