Peringati Word Wetlands Day 2020 : Anak-anak Mewarnai Lahan Basah

 543 total views,  2 views today


Apa itu lahan basah ? Jangankan anak-anak, orang dewasa pun belum tentu terpikir tentang lahan basah. Tapi mengenalkan tentang pentingnya menjaga lahan basah sebagai tempat keanekaragaman hayati kepada anak usia dini harus dilakukan.

Para Peserta Lomba Mewarnai memperlihatkan hasil karyanya (Foto.Dok. Purun Institut)

Syarifudin Gusar, Direktur Purun Institute, menjelaskan dalam kegiatan lomba mewarnai dalam rangka peringatan Hari Lahan Basah Sedunia, ‘World Wetlands Day 2020’ dengan tema ‘ WetLands and Biodiversity,’ Lahan Basah dan Keanekaragaman Hayati’ di Balai Desa Pedamaran III, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir.(20/2)


Para Pemenang Lomba foto bersama (Foto. Dok. Purun Institut)

“Mengacu pada perjanjian perlindungan lahan basah yang ditandatangani pada tanggal 2 Januari 1971. Indonesia telah meratifikasi Konvensi Lahan Basah Internasional pada tahun 1991.

Maka, setiap tanggal 2 Februari selalu diadakanberagam kegiatan dilakukan untuk memperingatinya dengan tema berbeda. Tema tahun ini adalah “Lahan Basah dan Keanekaragaman Hayati” dikaitkan dengan lahan basah untuk pengurangan risiko bencana dan perubahan iklim.

Sesuai dengan tema tahun ini, kami mengadakan Lomba Mewarnai untuk Siswa Taman Kanak-kanak (TK), Siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Siswa Sekolah Dasar (SD) khusus kelas 1. Lomba mewarnai dan sosialisasi ini diikuti oleh 130 peserta. Terdiri dari 2 sekolah TK, 9 sekolah PAUD, 4 SD, ,” jelas Gusar.


Para Pemenang Lomba foto bersama (Foto. Dok. Purun Institut)

Bersamaan dengan itu, diadakan kegiatan sosialisasi tentang lahan basah dan penyerahan Surat Tugas Pengampu Kearifan Lokal yang langsung diserahkan oleh Camat Pedamaran Herkoles.

Sosialisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dikalangan warga Pedamaran , terdiri dari beberapa desa di Kecamatan Pedamaran, terutama mendorong adanya regulasi di tingkat Peraturan Desa (Perdes) yang mengatur tentang perlunya menjaga ekosistem lahan basah.

Acara sosialisasi dan lomba mewarnai ini disuport oleh Yayasan Lahan Basah Wetlands International Indonesia dan Partners For Resilence juga dimeriahkan dengan penampilan edukatif dari Ali Goik (Musisi) dan Incang-incangan dari Mastina, dari Desa Pemadaran 1.

TEKS / FOTO : PURUN INSTITUT





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster