Anggaran Dishub Palembang Pasang 13 Titik CCTV Senilai Rp15 Miliar

 254 total views,  1 views today

PALEMBANG | KSOL – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Palembang, Agus Rizal menyatakan, pihaknya mendapatkan tambahan anggaran sebesar Rp15 miliar dari APBD Kota Palembang untuk penambahan kamera Closed Circuit Television (CCTV).

Baco Jugo Berita ini :

DISHUB PALEMBANG PASANG DUA CCTV DI JALAN NASIONAL

“Anggaran tambahan dari Pemkot Palembang ini kita maksimalkan dengan menambah 13 titik CCTV di persimpangan traffic light (lampu merah) yang akan dipasang di beberapa lokasi sudut kota,” katanya, Jumat (10/1).

  1. Pantauan CCTV efektif di monitor melalui ATCS

Agus mengatakan, sejauh selama memonitor aktivitas lalu lintas kota, pihaknya memaksimalkan pantauan melalui ATCS yang ada di lantai dua kantor Dishub Palembang.

“Monitoring sudah efektif dari 15 CCTV yang telah terpasang sebelumnya di persimpangan jalan. CCTV yang terhubung dengan ATCS ini untuk melihat pelanggaran lalu lintas dan kita bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk penindakan,” kata dia.

2. Dishub bakal tambah 13 titik CCTV di kota Palembang

Agus mengungkapkan, anggaran sebesar Rp15 miliar tersebut akan dipakai untuk menambah 13 titik CCTV di area-area yang belum terpasang. Karena untuk 15 titik yang ada, sudah aktif di Simpang Macan Lindungan, DPRD Sumsel/Simpang Kampus dan RS Charitas.

Kemudian ada di Sekip, Polda, Bandara SMB II, Simpang Tanjung Api-Api (TAA), Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Parameswara, Jalan Angkatan 45, Taman Siswa, Jalan Rajawali, Kuto, Boom Baru serta daerah Jakabaring.

“Adanya tambahan 13 lagi kita usahakan selesai pasang tahun ini,” ungkap dia.

3. Ada 52 titik persimpangan yang membutuhkan pemasangan CCTV

Saat ini, terang Agus, ada 52 titik persimpangan di Palembang yang membutuhkan pemasangan CCTV. Bahkan, ke depan lalu lintas dapat dipantau melalui android. Sekarang pihaknya sudah mulai menganggarkan rencana tersebut.

“Sebenarnya Palembang masih butuh CCTV lebih banyak lagi, sekitar 52 persimpangan yang perlu dipasang. Selanjutnya untuk memonitor semua persimpangan dan memantau pergerakan kendaraan. Ke depan ATCS akan ditingkatkan menjadi Intelegent Transport Sistem,” terang dia.

4. Pemkot bakal umumkan pelanggar lalu lintas melalui media elektronik

Sementara, Wakil Wali Kota (Wawako) Palembang, Fitrianti Agustinda menuturkan, pemasangan CCTV untuk memantau seluruh masyarakat yang melanggar aturan. Jadi, bila ada yang melanggar dan tidak mematuhi lalu lintas, pemkot bakal umumkan pelanggar melalui media elektronik.

“Biasanya sering timbul pelanggaran lalu lintas di lampu merah, contoh tanpa pakai helm atau melewati garis batas hingga menerobos saja, nah pelanggaran seperti ini terpantau melalui ATCS dan petugas akan memperingatkan pengendara serta plat kendaraan akan dicatat,” tutur dia.

Kalau ada yang masih melanggar setelah diperingati, tegas Fitrianti, pemkot juga bakal mengumumkan pengendara yang melanggar melalui media elektronik seperti TV dan Radio.

“Agar kemacetan terurai dan pengawasan aturan lebih baik atau melalui media juga akan kerja sama menginformasikan daerah mana yang sedang padat,” tandas dia.

TEKS : IDN TIMES | FOTO : NET





Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster