Tangis Tukang Nasi Uduk Korban Penipuan First Travel

198 total views, 3 views today

JAKARTA I KSOL — Kasus penipuan umrah yang melibatkan agen travel First Travel yang bergulir sejak tahun 2016 lalu rupanya masih menyisakan duka bagi para korbannya.

Dari puluhan ribu korban First Travel yang hingga kini masih berjuang untuk memperoleh keadilan, terdapat sosok seorang tukang nasi uduk bernama Bu Eli yang membawa kisah tak kalah menyayat hati.

Bagaimana tidak, gara-gara kisruh First Travel, Bu Eli harus menerima kenyataan gagal berangkat umrah sampai ibunya meninggal dunia.

SIMAK VIDOENYA DISINI :


MENGAPA DANA FIRST TRAVEL DISERAHKAN KE PEMERINTAH? BUKANKAH ITU MILIK JEMAAH?

Kisah ini terungkap dalam penuturannya di acara Suara Hati yang dipandu presenter Indra Herlambang.

Dalam acara yang dilansir YouTube MOP Channel pada Jumat (29/11/2019) itu, Bu Eli awalnya menceritakan ikhwal dirinya hingga bisa terjerat tipu daya First Travel.

Tergiur pengalaman manis sang adik usai berangkat umrah bareng agen travel milik Annisa Hasibuan tersebut, wanita paruh baya ini lantas mempercayakan tabungannya.

Tak main-main, uang sebesar Rp 14,3 juta dari hasil tabungannya selama 7 tahun pun disetor demi mewujudkan mimpi berangkat ke Tanah Suci.

Wajar jika Bu Eli begitu tergoda dengan janji manis First Travel lantaran ia memendam cita-cita untuk pergi umrah bersama sang ibunda.

“Sebenernya saya mau berangkat sama ibu saya berdua. Udah daftar berdua, akhirnya ketipu.”

“Kan dia kepengen banget berangkat umrah berdua sama saya,” kenang Bu Eli dalam penuturannya di YouTube MOP Channel.

Gelagat tak beres mulai dirasakan Bu Eli tatkala sehari dari tanggal keberangkatan yang dijanjikan, yakni Maret 2017, ia dan sang ibunda tak kunjung dihubungi oleh pihak First Travel.

Sadar dirinya kena tipu, tukang nasi uduk yang telah berjualan selama 20 tahun itu mencari keadilan hingga ke kantor pusat First Travel.

Alih-alih mendapat solusi, ia justru kembali ditawari paket umrah yang lebih menggiurkan, yakni umrah di bulan Ramadhan.

Lantaran tak tega dengan sang ibunda yang begitu semangat ingin segera berangkat, Bu Eli tak ragu menggelontorkan dana tambahan sebesar Rp 5 juta demi mendapatkannya.

TEKS/FOTO : Grid.ID





Web development by oktopweb.com