Program 1 Desa 1 Rumah Tahfidz di Sumsel, Pertama di Indonesia

106 total views, 3 views today

PALEMBANG  I   KSOL — Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, Sumsel adalah Provinsi pertama di Indonesia yang mempunyai lembaga pengurus rumah Tahfidz yang dikoordinir secara terstruktur dengan baik. Selain itu, dengan adanya rumah tahfidz di setiap desa, Sumsel akan menjadi salah satu provinsi yang religius.

Hal itu dikatakan Herman Deru saat memberi sambutan Rapat Koordinasi Rumah Tahfidz se-Sumsel di Hotel ALTS Palembang, Kamis (28/11/2019).

Lebih lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode ini memastikan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan akan mendirikan rumah tahfidz di setiap desa di 17 Kabupaten/kota.

Didirikannya rumah tahfidz tersebut, sebagai salah satu program untuk membentuk mental dan spritual bagi anak-anak muda terutama di seluruh desa.

“Semoga apa yang kita inginkan, akan dapat terealisasi dan cita-cita kita menjadikan Sumsel yang religius sehingga mampu menghasilkan generasi muda yang mampu membaca dan menjadi penghapal serta cinta Al Quran,” kata Herman Deru, Kamis (28/11/2019).

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro (Karo) Kesra Setda Provinsi Sumsel M Iqbal Alisyabhana menambahkan, saat ini mereka akan mendata seluruh rumah tahfidz di seluruh pelosok Sumsel.

Data tersebut, nantinya akan menjadi bahan kajian Kebijakan pemerintah setempat dalam menentukan langkah-langkah strategis untuk program satu desa satu Rumah tahfidz .

“Kita akan lakukan pendataan ulang penyelengaraan kegiatan Tahfidz Al Quran yang ada di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan, baik yang sudah teregistrasi maupun yang belum teregistrasi. Setelah itu, Pemprov akan mengambil langkah seperti apa kedepannya merealisasikan program ini,”  ujar Iqbal.

TEKS / FOTO : KOMPAS.COM/TIM REDAKSI KSOL 





Web development by oktopweb.com