Equnix Perkuat SDM Software Open Source di Palembang

15 total views, 3 views today

PALEMBANG I KSOL – PT Equnix Business Solutions, perusahaan penyedia jasa solusi teknologi informasi, memperkuat sumber daya manusia (SDM) di Kota Palembang terkait pengembangan perangkat lunak open source untuk kebutuhan industri 4.0.

CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang mengatakan, SDM merupakan faktor untuk penggunaan open source yang dinilai menjadi alternatif terkini di lingkungan bisnis.

“Kami mulai edukasi bagi kalangan mahasiswa karena mereka adalah SDM dasar di ekosistem Open Source yang erat dengan teknologi informasi (TI),” katanya di sela edukasi software open source di Universitas Sriwijaya, Senin (18/11/2019).

Julyanto mengatakan bahwa pihaknya telah rutin menggelar edukasi bagi mahasiswa di berbagai kota sejak tahun lalu. Pihaknya mencatat telah mengisi 28 kuliah tamu di sejumlah kampus yang ada di Tanah Air.

“Kampanye edukasi ini merupakan inisiatif kami untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang software open source. Kami juga mendorong mahasiwa menjad technopreneur,” katanya.

Menurut dia, pengetahuan tentang open source akan berguna bagi para mahaiswa untuk memenuhi kebutuhan SDM yang dibutuhkan perusahaan rintisan (startup).

Apalagi, kata dia, edukasi di Palembang menjadi penting seiring catatan pihaknya bahwa Pulau Sumatra menjadi domisili perusahaan rintisan terbanyak kedua setelah Pulau Jawa.

“Sekitar 11,53% dari 2.079 perusahaan rintisan di Indonesia, menurut data dari 1.000startupdigital.id, berada di Pulau Sumatra,” katanya.

Julyanto menjelaskan perangkat lunak open source kian popular terutama di organisasi bisnis. Secara nasional, industri perbankan, telekomunikasi, dan ritel telah mendominasi penggunaan open source.

Dia mengatakan perusahaan besar memiliki kecenderungan hingga dua kali lebih besar untuk menggunakan software open source dibandingkan dengan perusahaan kecil.

Sementara itu, Anggota Komisi IV Bidang Kerjasama dan Pengembangan Teknologi Informasi Politeknik Negeri Sriwijaya, Zakaria, mengatakan lingkungan pendidikan tinggi, terutama yang terkait dengan teknologi, memerlukan pelatihan yang tepat.

“Agar mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi guna mencetak technopreneur dan SDM berdaya saing di era disrupsi dan revolusi industry 4.0,” katanya.

Menurut dia, edukasi software open source dapat menjadi bekal persiapan dini bagi para mahasiswa untuk memahami kebutuhan sumberdaya TI di dunia bisnis dan perbankan.

TEKS/FOTO : SUMATERABISNIS.COM





Web development by oktopweb.com