Kualitas udara Palembang sepekan terakhir

JAKARTA-PALEMBANG I KSOL — Kualitas udara di Palembang, (Sumatera Selatan) diprediksi paling tidak sehat pada Minggu, 20 Oktober 2019 pagi. Indeks kualitas udara (AQI) Palembang berada di angka 286 pada pukul 06:00 WIB, menurut permodelan AirVisual.

Catatan ini lebih buruk dari kemarin pagi, yang berada pada AQI 178, atau terbilang tidak sehat. Data kualitas udara (AQI) menunjukkan bahwa semakin tinggi nilainya, maka udara semakin tidak sehat.

Dalam sepekan terakhir, catatan paling buruk Palembang terjadi pada hari Rabu (16/10) pagi dengan AQI 495. Sedangkan untuk kualitas udara paling baik terjadi pada hari Jumat (18/10) siang dengan AQI 155.

Pada hari ini, konsentrasi partikel polutan yang memiliki diameter lebih kecil dari 2,5 mikrometer atau PM2.5 di Palembang mencapai 236,0 mikrogram per meter kubik. Menurut Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara dianggap tidak sehat dan tercemar jika konsentrasi PM2,5 melebihi nilai ambang batas, 65 mikrogram per meter kubik.

Sebagai catatan, prediksi AirVisual tidak mempertimbangkan kejadian luar biasa seperti bencana atau aturan terkait emisi gas buang kendaraan yang ditetapkan pemerintah. Karena itu, AirVisual menyatakan prediksinya bisa saja kurang akurat terkait dengan faktor tersebut.

TEKS/GRAFIS : BERITATAGAR.ID




Web development by oktopweb.com