Peduli Kabut Asap, IKAMI Sulsel di Palembang Bagikan Masker di Jalan Raya

PALEMBANG| KSOL – Puluhan mahasiswa dan pelajar  yang tergabung dalam  organisasi Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa dan pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel ) cabang Palembang turun ke jalanan membagikan  masker di Bundaran Simpang Lima Kantor DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sabtu (21/09/2019).

Bencana Kabut asap yang terjadi di Sumsel khususnya di Palembang dan sekitarnya menurut para aktifis IKAMI berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

Menurut kordinator lapangan  Muhammad Aris, kian parahnya kabut asap yang melanda di Palembang, IKAMI Sulsel cabang Palembang berinisiatif membagikan masker kepada masyarakat untuk mencegah agar tidak terkena penyakit.


Puluhan mahasiswa dan pelajar  yang tergabung dalam  organisasi Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa dan pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI Sulsel ) cabang Palembang

“Pada hari ini kami turun ke jalan membagikan 10 ribu masker kepada pengendara di jalan. Kami merasa perihatin dengan kondisi kabut asap yang berdampak buruk bagi kesehatan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, IKAMI mencoba mengedukasi masyarakat agar peduli dan menjaga kesehatan dari kemungkinan buruk udara yang tidak sehat.

Aris juga mengajak warga agar mengurangi kegiatan di luar rumah karena akan berdampak buruk bagi kesehatan, terutama bagi para penderita penyakit tertentu yang berhubungan dengan pernafasan. Diantaranya, sakit jantung, paru-paru, asma, dan lainnya, mengingat kondisi udara yang tidak sehat baik bagi warga.

“Jika memang harus keluar rumah hendaknya menggunakan masker, kaca mata serta perbanyak minum air putih agar dapat mengurangi dampak buruk kabut asap,” ujar Agung.

Suwarni (43), salah satu pengguna jalan yang sedang berlalu mengatakan, pembagian masker yang dilakukan IKAMI cabang Palembang cukup membantu warga yang kebetulan beraktifitas di luar rumah.

“Rencananya saya mau ke rumah keluarga di Plaju, tapi tadi lupa membawa masker. Alhamdulillah pas di lampu merah  ada pembagian masker yang dilakukan oleh anak-anak mahasiswa,” ujarnya.

Selain Suwarni, pengguna jalan lainnya, Dahlan (23), mengatakan selama ini dirinya tidak begitu peduli dengan penggunaan masker meski kabut asap menebal, namun malam ini dirinya mengakui tertarik setelah dihimbau oleh beberapa mahasiswa yang membagikan masker.

“Saya tadi ambil satu kotak masker dari mahasiswa, rencananya akan saya bagikan ke teman-teman di kampus. Kegiatan yang dilakukan IKAMI sangat baik dan akan menginspirasi yang lain untuk lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat,” imbuhnya.

TEKS / FOTO : ANDI HARYADI




Web development by oktopweb.com