Pengaduan Dugaan Korupsi RSUD Lahat, Mandek di Tangan Kasi Intel Kejari Lahat

27 total views, 3 views today

Lahat I KSOL – Perkembangan pengaduan kasus dugaan Korupsi di RSUD Lahat yang dilaporkan oleh ketua komisi anti korupsi (KAK) ke Kejari Lahat, hingga kini masih jalan ditempat, alias mandek di tangan Bani Imanuel Ginting Kasi Intel Kajari Lahat. Padahal, dugaan korupsi yang dilaporkan ini, berpotensi merugikan negara sebesar Rp. 37 Milyar.

Hal ini membuat Rangga Guritno selaku ketua komisi anti korupsi (KAK) kembali mendatangi Kejari Lahat, guna menanyakan langsung perkembangan pengaduan tersebut kepada Kajari Lahat Jaka Suparna.

Kasi Intel Kejari Lahat, Bani Imanuel Ginting

Dalam pertemuan itu, Jaka Suparna memanggil Kasi Intel untuk menjelaskan perkembangan proses pengusutan dugaan korupsi di RSUD Lahat. Dihadapan Kajari Lahat, Bani Ginting menunjukkan tumpukan berkas yg tengah dipelajarinya untuk mengusut kasus dugaan korupsi di RSUD Lahat.

“Dari hasil pertemuan ini, kami tidak mendapatkan progres apapun dari Kejari Lahat, terbukti dengan masih dipelajarinya berkas, dan sampai sekarang masih di tangan Kasi Intel Lahat, belum dilimpahkan kemana mana,” jelas Rangga, Kamis, (5/9/2019).

Padahal, masih menurut Rangga, pengaduan dugaan kasus RSUD Lahat ini sudah masuk beberapa bulan yang lalu. Bahkan, berpotensi merugikan negara sebesar Rp. 37 Milyar.

“Kami juga tak habis pikir, kenapa penanganan kasus yang berpotensi merugikan negara sebesar Rp. 37 Milyar lambat sekali penanganannya,” kata Rangga.

Dugaan Korupsi yang terjadi di RSUD Lahat yang berpotensi merugikan negara sebesar 37 Milyar lebih ternyata terjadi di era Bupati Lahat masih dijabat oleh Saifudin Aswari Rivai sedangkan direktur RSUD Lahat dijabat oleh Dr. Laila Kholik.

Namun Jaka Suparna, Kajari Lahat berjanji akan terus memproses pengaduan dugaan korupsi di RSUD Lahat.

“Kita akan umumkan kalau sudah ada hasilnya,” kata Jaka.

sampai saat ini, Rangga bersama rekan masih menunggu keseriusan Kejari Lahat dalam menuntaskan pengusutan kasus dugaan korupsi di RSUD Lahat.

“Kita tidak ingin kasus ini berlarut larut prosesnya atau apalagi jika sampai ditutup oleh Kejari Lahat, kita akan mengawal terus,” tegas Rangga.

TEKS/FOTO : PINASTI S ZUHRI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com