Bandar Shabu dan Ekstasi Berbentuk Permen Ditangkap

46 total views, 3 views today

PAGARALAM, KSOL–Lagi-lagi Satres Narkoba Polres Kota Pagaralam berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan Narkoba diwilayah hukumnya.

Pelaku yang disinyalir sebagai bandar narkoba tersebut berinisial PE (35) salah seorang warga Tebat Baru Ulu, Kelurahan Tebat Giri Indah, Kecamatan Pagaralam Selatan. 

Penangkapan bandar narkoba tersebut,  Tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam berhasil menemukan barang bukti (BB) yakni 19 paket sabu-sabu dengan berat 36,23 gram berikut 3 bal plastik klip, 5 buah pirek, 1 buah timbangan digital, 1 alat hisap atau bong dan 1unit motor Yamaha X-Ride tanpa nomor polisi.

Selain itu, dari tangan pelaku pun turut diamankan 5 butir ekstasi dengan berat 1,82 gram yang di sembunyikan pelaku didalam jok motor.

Kapolres Kota Pagaralam,  AKBP Tri Saksono Puspo Aji didampingi Wakapolres Kompol Tri Wahyudi menjelaskan, kronologi penangkapan pelaku tersebut oleh Tim Jangan Gurah Satres Narkoba Polres Pagaralam, Minggu malam (21/7) sekitar Pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Tim Jangan Gurah melakukan pengintaian hingga pelaku berhasil dibekuk disalah satu pondok yang berada di areal persawahan di kawasan Tanjung Aro, Kelurahan Kuripan Babas, Kecamatan Pagaralam Utara.

“Ada dugaan pelaku akan melakukan transaksi dan anggota kita langsung bergerak untuk melakukan penangkapan pelaku,” ujar Kapolres, saat Press Release di ruangan Media Center Mapolres Pagaralam, Senin (22/7/2019).

Hasil penangkapan dan penggeledahan terhadap pelaku, sambung Kapolres,  anggota Satres Narkoba berhasil mengamankan dan mendapatkan sejumlah barang bukti (BB) yang cukup banyak dan pelaku dapat dijerat pasal 114 UU Narkotika Tahun 2009 dengan ancaman kurungan minimal 5 tahun Penjara.

“Narkoba jenis Ekstasi yang ditemukan dari tangan pelaku tersebut cukup berbeda, biasanya ekstasi yang kitaketahui selama ini berbentuk pil, tapi untuk kali ini berbentuk lempengan seperti permen,” paparnya seraya mengatakan sejauh ini pelaku tengah menjalani pemeriksaan intensif guna melakukan pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. 

Kendati demikian pesan Kapores,  dengan ditemukanya ektasi berbentuk lempengan seperti permen tersebut merupakan narkoba jenis baru yang masuk ke Pagaralam.

Ia menghimbau agar masyarakat, khususnya para orangtua agar dapat lebih waspada dan berhati-hati dalam mendidik maupun memperhatikan aktivitas anak-anak mereka terlebih narkoba tersebut sejauh ini belum banyak diketahui oleh halayak umum. 

“Mari bersama kita perangi narkoba, karena hidup jauh lebih indah tanpa narkoba,” ujarnya.

Teks / FOTO : Antoni Stefen





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com