Pagaralam dapat 250 Penerima Program BSPS dan BRS

 201 total views,  3 views today

PAGARALAM,  KSOL–Upaya menekan angka kemiskinan, jajaran Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Pemukiman Rakyat,  Kawasan Pemukiman dan Pertanahan setempat menyerahkan buku tabungan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dan Bantuan Rumah Swadaya (BRS) secara simbolis kepada 250 penerima BSPS T-1 Reguler dan BSPS DAK 2019 yang tersebar di 5 Kecamatan se-kota Pagaralam, Balaikota,  Selasa (16/7/2019).

Menurut Walikota Pagaralam Alpian Maskoni, diwakilkan Asisten II Setdako,  H Safrani didampingi Plt Kepala Dinas Pemukiman Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan, Abdul Parliansyah mengatakan, untuk mengurangi rumah tidak layak huni (RTLH) khususnya di Bumi Besemah, pihaknya melaksanakan program dari Kementerian PUPR yang merilis program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya BSPS. Program ini merupakan bantuan pemerintah pusat berupa stimulan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk meningkatkan keswadayaan dalam pembangunan atau peningkatan kualitas rumah beserta prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU).


Asisten II Setdako,  H Safrani

“Ya BSPS merupakan stimulan bagi masyarakat untuk dapat bergotong-royong dalam meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni.  Sementara besaran bantuan pun beragam, mulai Rp7,5 juta, Rp 10 juta, hingga Rp 15 juta yang diberikan dalam bentuk bahan bangunan,” ujarnya.

Program ini sambung Parliansyah,  Pemerintah Kota Pagaralam sendiri mendapatkan bantuan sebanyak 250 penerima yang disalurkan di 35 Kelurahan di lima Kecamatan yang bersumber dari APBN 2019.

“Program ini merupakan sebuah amanah yang diberikan kepada Pemerintah Kota Pagaralam.  Jadi para penerima hendaknya dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tentunya harus disyukuri,” pesan Parliansyah seraya menegaskan agar para camat maupun lurah dapat memperhatikan tanah yang akan dibangun nanti, khususnya mengenai status tanah tersebut.

Kendati demikian lanjutnya, penyaluran BSPS ini untuk peningkatan kualitas rumah tidak layak huni. BSPS sendiri merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat berpenghasilan rendah atau standar maksimal upah minimum.

Foto Bersama

“Pastinya para penerima merupakan warga negara Indonesia (WNI)  yang sudah berkeluarga,  warga yang belum memiliki rumah atau punya rumah tapi tidak layak huni,” paparnya seraya berujar program BSPS ini termasuk pula sebagai peningkatan kualitas rumah beserta Prasarana dan Sarana serta Utilitas Umum (PSU) yang dituangkan dalam Permen PUPR NO 7/PRT/M/2018.

Pantauan dilokasi,  kegiatan berjalan baik dan lancar dengan dihadiri Asisten II Setdako Pagaralam H Safrani, Perwakilan Kapolres AKBP Tri Saksono Puspo Aji,  Staf Ahli Setdako Hj Zaitun,  Kepala Dinas Pemukiman Rakyat,  Kawasan Pemukiman dan Pertahanan Abdul Parliansyah,  Kepala Dinas PUPR H Haryadi Razak,  Plt Bappeda Asran Buhari,  Plt Kepala Dinas Dukcapil Zulkifli, Camat,  Lurah dan undangan lainnya.

Teks / Foto : Antoni Stefen





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com