Dian Nur Husin,  Duta Literasi Pagaralam

 429 total views,  1 views today

PAGARALAM,  KSOL–Sejak terpilih menjadi duta literasi Kota Pagaralam tahun 2019, sosok kalem dan murah senyum kelahiran 22 Oktober 1988, di kaki Gunung Dempo Pagaralam ini,  sesekali dia memberikan wajah ramahnya kepada setiap orang yang ia jumpai, meskipun sama sekali belum mengenalnya. Dialah Dian Nur Husin, yang kesehariannya menjadi seorang guru bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah (MI) AL Azhar Kota Pagaralam.
Dia begitu semangat dalam perjuangan yang dikobarkannya melalui berbagai tulisan maupun sebagai penulis puisi. Bahkan sosok kalem ini perna tercatat Rekor Muri sebagai Penulis Puisi Antologi Puisi 1000 Guru Asean,  yang diluncurkan dalam acara Gerakan 1000 Guru Asean Penulis Puisi pada 24 September 2018 lalu di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta.
Selain itu beliau juga aktif bersama rekan-rakan seperjuangannya di komunitas Guru Asyik dan Menyenangkan (GURAME) pimpinan Deden Hamzah SSos I MM, sejak 2016 silam. Perjuangan yang dia lakukan memalui gerakan literasi ini sebenarnya ingin mengantarkan bangsa dan generasi penerus bangsa pada tingkat taraf hidup yang lebih baik dengan mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari pelajar,  pendidik, tokoh masyarakat, para penggiat pendidikan dan agar secara bersama dapat menggalakkan literasi dengan menumbuhkan semangat membaca dan menulis.
Sisi yang patut diacungkan jempol,  sosok Dian Nur Husin ini begitu tertarik pada kebahasaan dan kesastraan hingga beberapa kali menerimah piagam penghargaan sejak tahun 2016 hingga 2017 sebagai pemenang lomba dari Balai Bahasa Sumatera Selatan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Termasuk telah mengantongi sertifikat dari Liksitera Chapter Sumsel tahun 2018, sertifikat Perkumpulan Rumah Seni Asnur Jakarta 2018 hingga dinobatkan menjadi Duta Literasi Kota Pagaralama tahun 2019.
Kegiatan literasi yang ia lakoni saat ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat mambaca dan menulis pada khalayak ramai tentunya bukanlah perkara mudah dan membutuhkan biaya serta waktu yang cukup lama, tetapi tetap dilakukan Dian Nur Husin.  Semoga saja melalui aktivasinya yang sederhana ini dapat mengajak banyak orang hingga kepelosok negeri untuk menyadari akan pentingnya literasi menjadi suatu kewajiban dan bukan sebuah anjuran.
TEKS / FOTO : ANTONI STEFEN




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster