Bekas Tempat Maksiat jadi Rumah Tahfidz? Ini tanggapan Gubernur Sumsel Herman Deru

 176 total views,  3 views today

PAGARALAM,  KSOL — Setelah belasan tahun lamanya,  keberadaan Wisma Bara yang berdiri kokoh di Dusun Tanjung Cermin Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan ini lebih dikenal sebagai tempat penginapan,  prostitusi, kafe hingga tempat sabung (adu) ayam dan sebagainya, kini dirubah fungsi menjadi rumah tahfiz Quran.

“Kita merubah Wisma Bara menjadi rumah pengetahuan keagamaan bagi masyarakat luas,  terutama para generasi muda,” kata Agil Bara didampingi Tokoh Masyarakat setempat H Yulian,  Kamis (21/2/2019).

Dikatakan Agil Bara, pada kesempatan ini pihaknya mengelar hajatan dengan mengundang seluruh lapisan masyarakat tentunya sebagai tanda syukur karena telah berhasil mewujudkan keinginan keluarga untuk merubah fungsi wisma ini menjadi madrasah atau rumah tahfiz Quran sebagai tempat untuk menuntut ilmu keagamaan bagi masyarakat luas.

“Sebagai wujud syukur kepada maha kuasa,  kita telah melaksanakan penyembelian dua ekor sapi atas tercapainya merubah fungsi wisma menjadi rumah tahfiz dan termasuk atas keberhasilan pasangan H Herman Deru-H Mawardi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel periode 2018-2023,” ujarnya.

Ditambahkan H Yulian, dengan terwujudnya keinginan merubah tempat maksiat menjadi wadah untuk menimbah ilmu agama khususnya para generasi muda, diharapkan akan selalu

WISMA BARA –Gubernur Sumsel Herman Deru, saat hadir di Wisma Bara yang berdiri kokoh di Dusun Tanjung Cermin Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan. (Foto.Dok.Ksol/Anton)

Lebih baik lagi. “Semoga saja keinginan ini dapat menjadi ladang amal kebaikan dan diharapkan akan selalu istiqomah dan serius dalam mengembangkan rumah tahfidz ini,” sambungnya.

Pada kesempatan itu Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD) didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel,  Febrita Lustia mengatakan,  pihaknya menghadiri undangan warga Dusun Tanjung Cermin Kelurahan Nendagung Kecamatan Pagaralam Selatan ini sebagai wujud silahturahmi.

Selain itu  Herman Deru pun mengapresiasi terwujudnya pendirian rumah tahfiz itu dan diharapkan dapat menjadikan edukasi bagi semua. Karena melalui keinginan dengan berbuat bagi sesama, tentunya dapat menjadikan suatu kekuatan yang bermanfaat.

“Suatu kekuatan tidak akan bermanfaat bila kita tidak berbuat untuk kepentingan orang banyak, apalagi melalui yang namanya kekuatan suatu jabatan. Jabatan itu amanah dan semoga kami akan selalu menjalankan amanah ini secara istiqomah,” tegasnya.

Selain itu,  HD menyatakan bahwa Pemprov Sumsel mendukung Pemerintah Kota Pagaralam melalui program bantuan kopi stek dan rencana pembangunan Gedung Olah Raga (GOR) Keban Agung. “Semoga saja kegiatan ini dapat berjalan sesuai rencana yang telah ditentukan dan tanpa mengalami suatu kendala yang berarti,” hendaknya.

Sementara itu,  Walikota Pagaralam  Alpian Maskoni SH, selain mengapresiasi terwujudnya rumah tahfiz tersebut,  dirinya mengatakan bahwa Pemkot Pagaralam tahun ini akan melaksanakan program stek kopi satu juta batang, mengingat kota dibawa kaki Gunung Dempo ini merupakan sektor perkebunan kopi yang nantinya akan dijadikan percontohan dalam pengembangan sekaligus peningkatan komoditi utama masyarakat di Bumi Besemah.

“Program kopi stek sambung ini sebagai upaya meningkatkan kualitas produksi kopi petani di Pagaralam dan termasuk pula mengangkat kopi yang ada di Sumsel ini,” terangnya seraya bersyukur atas terwujudnya pendirian rumah tahfiz Quran di Dusun Tanjung Cermin ini.

Pantauan di lokasi kegiatan tersebut berjalan dengan baik dan lancar dengan dihadiri, Gubernur Sumsel, H Herman Deru (HD) didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumsel, Hj Febrita Lustia,  Walikota Pagaralam Alpian Maskoni SH beserta Ketua Tim Penggerak PKK  Kota Pagaralam, Rachmah Hareni Noor, Waka Polda Sumsel Brigjenpol Denni Gabril, anggota DPD Hj Pearca Lenpuri,  Kapolres AKBP Trisaksono Puspo Aji,  Dandim 0405 Letkol (Kav) Sungudi,  Pimpinan BUMN/BUMD, Asisten 1 Setdako Pagaralam Rahmad Madro SSos,  Kepala Dinas,  Badan,  Kantor, Bagian,  Camat,  Lurah, Tokoh Masyarakat, Agama, Pimpinan pondok pusantren serta undangan lainnya.

TEKS / FOTO : ANTONI STEFEN

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster