TKN tak Khawatir Jokowi Dicecar Kasus Novel di Debat Pilpres

6 total views, 1 views today

Menurutnya, pemerintahan Jokowi sudah menempatkan kasus hukum secara proporsional.

 JAKARTA  I  KSOL — Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Johnny G Plate mengatakan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi) tidak khawatir menghadapi debat pertama capres-cawapres yang salah satu materinya yakni soal hukum. Menurutnya, pemerintahan Jokowi sudah menempatkan kasus hukum secara proporsional.

“Justru di era Pak Jokowi, hukum itu diletakkan pada proporsinya, pemerintah tidak melakukan intervensi atas hukum. Justru hukum itu baru bisa berjalan kalau tanpa intervensi. Kalau mau diintervensi, Presiden kan enggak boleh intervensi hukum,” katanya kepada Republika.co.id, Ahad (30/12).

Ia menyatakan, Jokowi juga tidak akan khawatir jika kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mencecarnya dengan kasus hukum yang belum tuntas seperti penyerangan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. Sebab, menurutnya, Jokowi memang tidak bisa mengintervensi kasus itu.

“Hukum harus berjalan sesuai norma-norma hukum. Nah perangkat hukum lah yang harus bekerja dengan baik. Tentu tidak bisa menuduh orang bersalah tanpa landasan bukti. Biarkan nanti lembaga hukum, perangkat hukum, tatanan hukum, yang mengaturnya, kita tidak khawatir sama sekali,” ujarnya.

Johnny menjelaskan, semua pihak termasuk TKN Jokowi-Ma’ruf tentu berharap kasus Novel itu segera terungkap. “Tetapi tidak bisa memaksakan supaya ada yang dituduhkan, kan enggak bisa,” ucapnya.

Debat Pemilihan Presiden 2019 yang pertama akan digelar pada 17 Januari 2019 di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta. Pada debat pertama, tema yang diangkat yakni hukum, HAM, korupsi dan terorisme.

Pelaksanaan dan teknis debat capres-cawapres sudah disepakati oleh KPU, TKN Jokowi-Ma’ruf, dan BPN Prabowo-Sandi. Secara teknis, Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan pelaksanaan debat pasangan capres-cawapres Pemilu 2019 digelar selama 120 menit (2 jam).

Debat digelar lima kali dan seluruhnya diselenggarakan di Jakarta. Debat pertama akan mempertemukan dua pasangan capres-cawapres. Debat kedua dilakukan antarcapres saja. Debat ketiga digelar antarcawapres. Debat keempat kembali akan mempertemukan dua capres. Terakhir, debat kelima kembali untuk pasangan capres-cawapres.

TEKS / FOTO : ROL





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com