OJO UNA UNA KEMBANGKAN PADI GOGO INPAGO 8

 123 total views,  1 views today

AMPANA  I  KSOL — Kabupaten Tojo Una Una bertekad kembangkan padi gogo unggul di lahan kering. “Touna butuh benih padi gogo unggul 112 ton,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kabupaten Tojo Una Una, Ir. Muhammad Nur Rahmat, M.Si.

Untuk memenuhi kebutuhan itu Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Balai Benih telah memperbanyak benih padi gogo varietas Inpago 8 sebanyak 2 ton. “Bila berhasil, kami akan memanen 228 ton sehingga dapat surplus benih padi gogo,” kata Muhammad Nur Rahmat.

Kabupaten Touna juga bertekad menutupi defisit beras 13 ribu ton agar dapat menghemat Rp133-milyar. Saat ini Kebutuhan beras Kabupaten Tojo Una Una 20 ribu ton, sedangkan produksi hanya 7 ribu ton.

Varietas padi ladang Inpago mulai dikembangkan di Kabupaten Tojo Una Una padat 2018. Benih Inpago 8 berasal dari BB Padi yang kemudian diperbanyak oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tojo Una Una dengan melibatkan Balai Benih setempat. “Kita pilih padi gogo karena daerah Touna dominan lahan kering,” kata Penanggung jawab Upsus Pajala, Provinsi Sulteng, Prof Dedi Nursyamsi.

Varietas Inpago 8 merupakan varietas inbrida khusus lahan kering yang berpotensi hasil di atas 6 ton per hektar. Inpago 8 merupakan salah satu varietas padi gogo unggulan dari Badan Litbang Pertanian yang telah dikembangkan Kementan di beberapa Provinsi. Potensi yang dimiliki varietas Inpago sangat menjajikan karena varietas padi gogo lainnya hanya memiliki produktivitas rata-rata di bawah rata-rata 6-7 ton per hektar.

Itulah sebabnya percepatan realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) program upaya khusus swasembada padi jagung kedelai (Upsus Pajala) ditempuh dengan dengan Ekstensifikasi Padi Lahan Kering Menuju Swasembada Beras di Kabupaten Tojo Una Una, Sulteng Tahun 2019.

“Kami tanam perdana untuk mencapai itu,” kata Rahmat. Acara itu dihadiri oleh Bupati Kabupaten Tojo Una Una, Mohammad Halay, MM, Penanggung jawab Provinsi, Upsus Pajala, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Muspida, Ka BPTP Sulteng, Kelompok Tani, dan Babinsa se Kecamatan Ampana Kota.

Pada acara ini Bupati Kabupaten Tojo Una Una, Mohammad Lahay, menanam perdana padi gogo varietas Inpago 8 di lahan kering dan menyerahkan alsintan berupa traktor roda 4, combine harvester, dan alat tanam bantuan dari Menteri Pertanian kepada kelompok tani.

Mohammad Halay menyatakan Touna berupaya meningkatkan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata sebagai penyokong sumber pendapatan utama kabupaten Tojo Una Una. Sektor pertanian memberikan kontribusi yang tertinggi yaitu 33,98% dari pendapatan daerah dan diharapkan terus meningkat karena potensinya yang cukup besar.

Tahun 2018 ini dari lahan sawah existing 680 ha sudah ditingkatkan 221% menjadi 1.800 ha. Potensi lahan kering sekitar 38 ribu masih belum digarap secara optimal. Pengembangan padi gogo diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani dan menyumbang keberhasilan program pemerintah dalam rangka pencapaian swasembada beras dan menghentikan impor beras menuju Kabupaten Tojo Una Una yang hebat.

Mohammad Halay juga berkesempatan meresmikan Kantor BPP Kecamatan Ampana Kota dalam rangka mengoptimalkan dan meningkatan kineja para penyuluh lapang di Kabupaten Tojo Una Una.

TEKS : Teddy/Balitbangtan





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster