Kirab Budaya : Nguri-uri Budaya Jawa Ndalem Djayaningratan

 699 total views,  1 views today

YOGYAKARTA  I   KSOL  — Kirab Budaya menjadi salah satu rangkaian kegiatan Gebyar Pagelaran Seni Budaya Sosrodipuran, Gedung Tengen, Yogyakarta, Jumat (21/12/2018) pukul 14.00 wib.

Peserta kirab terdiri Barisan Nusantara, Bergodo Kelurahan Sosromenduran, Drumband SD Muhammadiyah Pringgokusuman, Ogoh-ogoh dari panitia, Lukis Jalanan Ki Joko Wasis, Jatilan dan Ogoh-ogoh dari Dusun Ngebel Bantul, serta becak hias.

Dodo Suwarno, Kordinator Kirab Budaya menjelaskan, rute kirab dimulai dari Pendopo Djayaningratan, jalan Dagen menuju jalan Gandekan Lor, belok ke jalan Kemetiran Lor, kemudian menuju jalan Pringgokusuman, lalu ke jalan Letjen Suprapto. Selanjutnya ke jalan Kemetiran Kidul dan kembali ke jalan Dagen. Finish-nya di Pendopo Djayaningratan.

Ogoh-ogoh Petruk dari Sosrodipuran (Foto.Dok.KSOL/Jajang)

“Kirab Budaya ini lumayan mendapat perhatian dari warga, masyarakat dan para wisatawan baik lokal maupun wisatawan mancanergara. Apalagi saat ini sedang musim liburan sekolah, liburan Natal dan tahun baru,” kata Dodo.


BACO JUGO BERITA LAINNYO : Gebyar Seni Budaya : Upaya mewujudkan Sosrodipuran Ndalem Djayaningratan jadi kampung wisata


Rully Permana, penanggungjawab kegiatan ini menjelaskan, tujuan kirab budaya sebagai upaya membangunkan kesadaran masyarakat sekitar, terutama warga Sosrodipuran terhadap pentingnya kesenian dan budaya ini harus kembali dibagunkan. Selain itu, sebagai ajakan kepada masyarakat untuk bersama-sama melestarikan atau nguri-uri warisan seni budaya yang sudah ada dan adiluhung ini.

“Harapannya kegiatan ini merupakan titik awal, dari kegiatan rutin yang akan diselenggarakan setiap tahun, yang akan dibagi baik skala lokal, skala nasional dan skala International. Sehingga Sosrodipuran semakin dikenal dan dijadikan sebagai tempat wisata unggulan seni budaya Yogyakarta,” kata Rully.

Sementara Suhardi, ketua Padepokan Songsong Budoyo Yogyakarta mengatakan, Kirab Budaya adalah rangkaian acara kedua setelah Sarasehan Budaya (17 Desember 2018), dan inti kegiatan dipusatkan pada Sabtu, 22 Desember 2018 dengan mengetengahkan Pameran Seni Budaya, Ketoprak, Pesta Rakyat dan Bazar Seni.

“Saya mengajak kepada masyarakat menyaksikan Gebyar Pagelaran Seni Budaya Sosrodipuran, Tempat kegiatan di SD Netral C, Sosrodipuran, Gedung Tengen, kota Yogyakarta, dengan tema ‘Menuju Masyarakat Sadar Budaya; Nguri-uri Budaya Jawa Khususnya Ndalem Djayaningratan,” Pungkas Suhardi.**

TEKS / FOTO : JAJANG R KAWENTAR   I    EDITOR  : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster