Mata Najwa on Stage Palembang : sempit, sumpek dan panas, tapi Greget

PALEMBANG  I KSOL — Pembukaan acara Mata Najwa On Stage (MNOS) Palembang, Sabtu (20/10/2018) dimulai dengan pertanyaan Seberapa Greget Mata Najwa. Hal ini ditanyakan oleh ke 6 (enam) narasumber yang hadir dalam acara diskusi “Merebut Suara Millenial” kepada Najwa Shihab.

“Kemarin Mata Najwa diundang ke penjara, eh ternyata penjaranya palsu,” ujar Mbak Nana (panggilan akrab Najwa Shihab).

“Tapi rasanya saya kurang greget, karena belum mencoba makanan khas Palembang, seperti pempek dan mie celor tanah Sriwijaya.” lanjut Najwa Shihab, ketika ditemui Kabar Sumatera.com di belakang panggung, Sabtu (20/10/2018).

Divarani (19) mengatakan kalau acara  MNOS memang greget. Apalagi ketika Mbak Nana hadir langsung di depan generasi milenial Palembang, rasanya sangat greget dan luar biasa.


BACO JUGO BERITA LAINNYO : Rika, rela bangun jam 04.00 WIB, demi Mata Najwa on Stage


“Ketika Najwa Shihab hadir langsung di depan mata wah rasanya kagum sekali. Gregetnya sangat terasa, sampai tidak bisa mengatakan apa-apa,” kata salah satu siswi SMKN 2 Palembang ini. “Saking gregetnya sampai nggak bisa dijelasin, intinya acara ini sangat greget,” tambah Divarani, Sabtu (20/10/2018).

Hal yang sama disampaikan Risky Putra Pratama (22). Menurutnya acara MNOS, meski lokasinya terbatas namun gregetnya tetap terasa.

“Walaupun tempatnya sempit, suasananya panas dan sumpek, tetapi acaranya masih tetap seru juga greget,” ujar salah satu mahasiswa Jurnalistik Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang ini saat dijumpai di lokasi acara..

“Saya cukup senang dengan kehadiran Najwa Shihab di Palembang, namun ada yang kurang, lain kali ketika Mbak Nana hadir, ia harus menyapa seluruh peserta dari berbagai sudut ruangan talkshow, agar tambah greget,” tambah Rizky ketika ditemui di gedung Sriwijaya Promotion Center, kawasan Dekranasda Palembang, Sabtu (20/10/2018).

Tidak hanya itu, Adrian Saputra, Ketua Sobat Literasi Jalanan Palembang yang sempat bertatap muka dengan Najwa Shihab diatas panggung mengatakan kekagumannya pada Mbak Nana.

“Alhamdulillah, saya bisa satu panggung dan ngobrol langsung dengan Mbak Nana. Saya kagum dan Mbak Nana itu orangnya sangat greget,” ujarnya,Sabtu (20/10/2018).

ENAM NARASUMBER – Acara yang mengusung tema “Merebut Suara Millenial” dilaksanakan sejak 17:00 – 22:00 WIB, Sabtu (20/10/2018) ini menghadirkan 6 (enam) narasumber dari kedua pasangan Capres dan Cawapres, seperti Adian Napitapulu, Pablo Mardini, Gamal Albinsaid, Rian Ernest, Dave Laksono dan Miftah Sabriyang. (Foto.Dok.KSOL/Anwar Pratama)

“Najwa Shihab itu memang penuh kharisma dan pembicaraannya syarat makna. Ditanya terkait seberapa greget, yah gregetnya luar biasa, sangat gregetlah pokoknya.” tambah Adrian Saputra, yang juga pegiat Komunitas Mata Kita Sumatera Selatan .

Tak beda dengan yang lain, Zaki yang tergabung dalam divisi Marketing Trans 7 menjelaskan, jika Mata Najwa On Stage Palembang kali ini sangat greget. “Greget panasnya Palembang itu yang mantap,” ujarnya, Sabtu (20/10/2018).

Menurut Zaki, MNOs Palembang ini sangat luar biasa. Persiapannya sudah jauh-jauh hari Trans 7 persiapkan. Palembang menurutnya kota yang seru. “Insya Allah ke depan kita akan membuat acara seperti, misalnya Opera Van Java di Palembang,” lanjut Zaki saat dijumpai di halaman Sriwijaya.

Tak Ada pengamanan khusus

Terpisah, Muhammad Hidayat, Kapolsek Seberang Ulu 1 (SU 1) Palembang menjelaskan, jika pengamanan yang dilakukan untuk acara ini tidak ada pengamanan khusus.

“Tidak ada pengamanan khusus untuk acara ini. Semuanya aman terkendali. Peserta yang hadir kondusif dan tidak membuat kericuhan,” ujarnya ketika ditemui di dalam gedung Sriwijaya Promotion Center, Sabtu (20/10/2018).

Namun demikian, menurut Kapolsek pihaknya tetap menyiapkan 27 personil. Puluhan aparat itu kemudian terbagi di beberapa titik pengamanan. Diantaranya di setiap pintu masuk gedung, di belakang panggung dan diparkiran.

Acara yang mengusung tema “Merebut Suara Millenial” dilaksanakan sejak 17:00 – 22:00 WIB, Sabtu (20/10/2018) ini menghadirkan 6 (enam) narasumber dari kedua pasangan Capres dan Cawapres, seperti Adian Napitapulu, Pablo Mardini, Gamal Albinsaid, Rian Ernest, Dave Laksono dan Miftah Sabriyang. Sebagai penyemarak panggng hiburan, dihadirkan band papan atas, D’masiv.**

TEKS : MUHAMMAD RIDHO   I  FOTO : ANWAR PRATAMA




Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com