HIMAPOL UIN RF : Naiknya Dolar bukan kesalahan pemerintah, tapi….

5 total views, 1 views today

PALEMBANG I KSOL — Naiknya dolar di negeri ini bukan kesalahan dan kegagalan pemerintah. Namun disebabkan naiknya konsumsi impor, yang beriiring dengan trend masyarakat yang lebih suka memakai barang impor luar negeri ketimbang produk lokal.

Hal diatas menjadi salah satu point penting yang terungkap dalam dialog mahasiswa Sumatera Selatan di Aula Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang, Jumat (5/10/2018), yang digelar Himpunan Mahasiswa Politik (HIMAPOL) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Menanggapi daya kritis mahasiswa itu, Dr.Moh Syawaludin, Ketua Prodi Politik Islam mengatakan bangga terhadap kegiatan ini. “Saya merasa bangga mahasiswa mampu mengkritisi secara anggun, namun garang. Kegiatan ini menunjukkan bahwa ada kemajuan pada diri mahasiswa politik Islam dalam dinamika perkembangan bangsa melalui dialog keilmuan seperti ini,” ujarnya.

Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi 4 tahun Pemerintahan Jokowi” ini dihadiri mahasiswa dari berbagai perwakilan organisasi mahasiswa di Sumatera Selatan dan mahasiswa jurusan politik Islam UIN Raden Fatah Palembang.

Narasumber pada kegiatan dialog ini berasal dari para ketua organisasi mahasiswa dan para ahli politik dari Dosen Prodi Politik Islam UIN Raden Fatah Palembang seperti Ryllian Candra,MA , Yulion Zalpa, MA dan Nico Adytyas, MA yang ketiganya adalah alumni Ilmu Politik Universitas Gadjah Mada.

Dhimas Arya Pratama, Pelaksana kegiatan tersebut mengatakan, dialog ini diadakan untuk membuka wawasan berpolitik mahasiswa. “Kita juga berharap mahasiswa sebagai agen perubahan menjadi lebih kritis terhadap kinerja pemerintah, agar sama-sama memberikan solusi dalam membangun dan memajukan Indonesia kedepannya,” ujarnya.

TEKS : TIM KSOL/BERITA MUSI





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com