Yenny Wahid: Suara NU Tak Akan Bulat Pilih Jokowi

 602 total views,  4 views today

JAKARTA  I  KSOL  — Putri Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, mengatakan suara Nahdhlatul Ulama (NU) tidak bulat mendukung Joko Widodo meski berpasangan dengan Rais Aam Pengurus Besar NU (PBNU) Ma’ruf Amin sebagai di Pemilu 2019.

Sebab, sejarah menunjukkan NU tak pernah bulat mendukung satu calon.

Lihat juga: Berpolitik Dua Kaki, Suara NU Disebut Rentan Terbelah
“Bahkan ketika salah satu tokoh NU ikut berkontestasi, [seperti cawapres di Pilpres 2004] almarhum KH Hasyim Muzadi, pun suara warga NU juga tidak bulat. Warga NU punya proses sendiri untuk membuat keputusan,” kata Yenny saat ditemui di Masjid Jami Nurul Islam, Koja, Jakarta Pusat, Minggu (19/8).

Menurutnya, yang juga menjabat Direktur The Wahid Institute, NU sebagai organisasi akan netral dan tak boleh mengutarakan dukungan ke calon mana pun.

Lihat juga: Said Aqil Klaim Tak Bahas Politik Praktis di Kantor PBNU
Lain halnya untuk individu. Menurut dia, warga NU boleh maju, memilih, dan mendukung calon di kontestasi politik.

“Jadi otomatis warga NU yang di PKB, PPP, Nasdem, Golkar kemungkinan besar akan mencoblos Pak Jokowi dan KH Maruf Amin. Sedang yang di Gerindra, akan nyoblos Pak Prabowo,” lanjut dia, yang punya nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid itu.

Lihat juga: Mahfud Sebut Ma’ruf Amin Suruh NU Ancam Jokowi
Sebelumnya, Jokowi memilih Ketua MUI Ma’ruf Amin sebagai cawapres-nya di Pemilu 2019. Ia dinilai sebagai representasi ulama NU.

Hingga kini, PBNU tak lantang mendeklarasikan dukungannya. Pasangan Jokowi-Ma’ruf ataupun Prabowo-Sandiaga sama-sama telah bersilaturahmi ke petinggi PBNU.

TEKS : CNN INDONESIA.COM





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster