Kapolres Muarenim : Perubahan Cuaca, 2017 Muaraenim Rawan Karhutla

13 total views, 3 views today

MUARA ENIM | KSOL — ‎ Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan, SIK, M.Si menyatakan 2017 kebakaran hutan dan lahan (karhutkla) diperkirakan akan lebih besar. Hal ini terjadi beriring dengan perubahan cuaca dari lanina (basah) ke elnino (kering).

Kapolres menyebutkan, untuk wilayah yang rawan diantaranya PT CIPU, PT Argo Langgeng, PT MHP. “Namun yang paling banyak di wilayah MHP dan R6B.  Dan penyebabnya paling banyak dari pembakaran hutan untuk pembukaan lahan,” ujarnya dalam rapat koordinasi penanggulangan Karhutla 2017 di Muaraenim.

Terkait dengan hal itu, Kapolres mengatakan Polres dan jajarannya bersama instansi lainnya perlu  meningkatkan upaya yang telah dilakukan tahun 2016. Hal yang paling utama menurut Kapolres, penanganan pencegahan  dalam upaya mengoptimalkan upaya kesadaran masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahan.

Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar didampingi Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK MSi  berfose bersama jajaran Pemkab Muara Enim dan PALI usai kegiatan rapat koordinasi Karhutla 2017

Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar didampingi Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK MSi berfose bersama jajaran Pemkab Muara Enim dan PALI usai kegiatan rapat koordinasi Karhutla 2017 (FOTO.DOK/KSOL)

Menurut Kapolres masyarakat harus ikut serta memerankan diri dalam penanggulangan Karhutla. “Sementara pihak perusahaan juga harus melakukan pencegahan serta menumbuhkan inisiatif masyarakat dalam hal  pemberian informasi tentang kebakaran hutan,” imbau Kapolres.

Kapolres mengatakan, belum lama ini Polres Muaraenim sudah mengirim tim ke area kebakaran.  Hasil evaluasi tim yang perlu diperbaiki adalah seperti alat penanggulangan api, serta sumber daya manusianya atau petugas pemadam api.

“Yang menjadi acuan kita adalah perusahaan PT MHP. Karena mereka sudah membentuk Direktorat penanggulangan api.  Untuk masalah kualitas mereka sudah melampaui standar,” tambahnya.

Diperkirakan, tahun  ini (2017) perubahan iklim akan terjadi di Kabupaten Muara Enim dan Penungkal Abab Lematang Ilir (PALI). Untuk mengantisipasi terjadinya karhutla, Polres Muara Enim bersama jajaran di dua wilayah tersebut menggelar rapat koordinasi.

Diinformasikan, instansi terkait yang terlibat dalam upaya penanggulangan Karhutla : Badan Lingkungan Hidup (BLH), Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan para camat.

“Mereka bertekad menyatukan gerak dan visi untuk menangulangi bencana Karhutla di wilayah Muara Enim dan PALI,” ujarnya.

Sebagai motor penggerak kegiatan, Polres Muara Enim. Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan SIK, MSi menyampaikan semua unsur penegak hukum dan Pemkab Muara Enim dan PALI serta masyarakat bersinergi menyatukan langkah dan gerak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla 2017.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN | EDITOR : T PAMUNGKAS





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com