2017, Pemkab Empat Lawang Targetkan Raih WTP

 675 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG I KOSL – Sejak dimekarkan dari Kabupaten Lahat 2007 , Empat Lawang belum pernah mendapatkan opini wajar tanpa pengecualian (WTP). Oleh sebab itu, pada 2017, Pemkab Empat menargetkan opini tertinggi hasil pemeriksaan badan pemeriksa keuangan (BPK) tersebut. Tentunya, dengan menyelasaikan pekerjaan rumah (PR) mengenai aset dan temuan di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

H. Syahril Hanafiah (Bupati Empat Lawang)

H. Syahril Hanafiah (Bupati Empat Lawang)

Hal itu dikatakan M Daud, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pmkab Empat Lawang .

M Daud, mengatakan Empat Lawang mustahil mendapatkan opini WTP apabila permasalahan aset dan temuan-temuan BPK belum diselesaikan. “Untuk permasalah aset kami (BPKAD) menargetkan pada tahun ini selesai. Sedangkan untuk permasalahan temuan-temuan BPK itu leading sector yakni Inspektorat,” ujar Daud seraya menunjukan berkas dan arsip aset yang sedang dikerjakan oleh BPKAD Empat Lawang,  (20/1/2017).

M Daud  menjelaskan, permasalahan aset merupakan tentang keberadaan aset. Saat BPK memeriksa di beberapa SKPD, laporan tentang aset itu ada namun saat dicek barangnya tidak ada. Hal itu termasuk kategori temuan yang berat.

“Saya contohkan SKPD diperiksa oleh BPK mengenai aset, misalkan mengenai pembelian laptop, laporannya ada namun barangnya (laptop) tidak ada. Nah itu termasuk kategori temuan aset yang berat,” jelasnya.

Permasalah aset lainnya, Daud kembali menjelaskan yakni tentang keberadaan aset pelimpahan dari eks Kabupaten Lahat yang ada di Kabupaten Empat Lawang. Dari data yang ada jumlah yang diserahkan besaran pelimpahan Rp 186.805.509.389,42.

“Pemkab Empat Lawang dalam hal ini BPKAD tidak serta merta megakui langsung aset eks Kabupaten Lahat sebesar Rp 186.805.509.389,42. Sehingga tim aset Empat Lawang yang saya pimpin membentuk tim aset penurusan aset eks Lahat tersebut. Ternyata setelah ditelusuri aset eks Lahat hanya sebesar Rp 67.379.621.312,98,” ungkapnya.

Hasil penelusuran tim aset tersebut telah disampaikan kepada Pemkab Lahat melalui surat resmi. “Menurut informasi yang kami dapat pihak Pemkab Lahat telah mengakui hasil penelusuran kami,” tuturnya.

TEKS/FOTO : ARI | EDITOR :  SAUKANI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster