Nomenklatur Berubah, Gaji PNS di Empat Lawang Terlambat Dibayar

 520 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL  — Keterlambatan gaji para pegawai negeri sipil (PNS) di Empat Lawang, menuai protes dari kalangan abdi negara. Pasalnya, hingga kemarin (17/1/2017), belum juga ada kejelasan kapan gaji Bulan Januari akan dibayarkan.

Kepala DPPKAD Empat Lawang, M Daud ketika dikonfirmasi tak menampik adanya keterlambatan gaji tersebut. Ia mengatakan hal itu terjadi karena imbas dari perubahan nomenklatur satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di Empat Lawang. Selain itu, juga karena adanya mutasi yang dilakukan bupati Empat Lawang terhadap pejabat eselon IV belum lama ini.

“Mengingat penunjukkan bendahara dan kepala SKPD harus di SK kan oleh bupati, itu saja alasannya. Aku rasa alasanya memang itulah, ” kata Daud kepada wartawan, Selasa (17/01/2017).

Menurut Daud, pihak dari bank juga tidak mau mencairkan tanpa ada surat keputusan bendahara ditandatangani bupati. Daud berjanji dalam waktu dekat mulai ada SKPD yang dibayarkan. “Sudah beberapa SKPD yang mulai minta permintaan pembayaran,” jelasnya.

Ia menambahkan keterlambatan gaji bulan ini bukan masalah keuangan namun karena teknis persiapan-persiapan karena penggabungan SKPD sebelumnya.  “Yang jelas keterlambatan ini bukan karena masalah keuangan, kemungkinan besok (hari ini, red) sudah ada SKPD yang menerima gaji,” katanya.

Informasi dihimpun kabarsumatera.com menyebutkan, ribuan PNS Empat Lawang menjerit karena gaji tak kunjung cair, ternyata hingga saat ini situasi tersebut semakin “mencekik” PNS di Bumi Saling Keruani Sangi Kerawati. Sebab, hingga tanggal 17 Januari belum ada tanda-tanda gaji akan dicairkan.

Bukan hanya PNS di lingkungan Pemkab Empat Lawang, namun tenaga guru SMK dan SMA yang sudah dialihkan ke Provinsi juga tak kunjung cair.

“Toleransi kalau di bawah tanggal 15. Bagaimana bisa gaji sampai hari ini (Selasa, red) belum turun. Bagaimana mau rajin,” ungkap Adri, salah seorang PNS di lingkungan Pemkab Empat Lawang.

Dia juga menambahkan, kebutuhan PNS per hari dan biaya anak-anak kuliah hanya menanti dari gaji setiap bulan.

Seorang PNS lain mengatakan, terlambatnya gaji bulan ini membuat rencana keuangan keluarga kacau walaupun untuk biaya makan masih bisa.

“Karena gajian terlambat ini rencana jadi berantakan,” kata salah satu pegawai yang minta namanya tidak disebutkan.

TEKS/FOTO : SAUKANI | IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster