Hendak Gagahi Istri Tetangga, Bapak 3 Anak Babak Belur Dihajar Massa

 3,124 total views,  2 views today

EMPAT LAWANG | KSOL — Akibat terbawa hawa nafsu untuk melakukan perbuatan bejat, Zul (35) warga Desa Lubuk Sepang, Kecamatan Pendopo, Empat Lawang nyaris babak belur dihakimi massa. Pelaku hendak menggagahi istri tetangganya sendiri, berinisial Se (27), Kamis (29/12/2016) sekitar pukul16.00 WIB.

Kejadian yang sempat membuat heboh warga seisi kampung itu ketika suami korban yang merupakan buruh bangunan, tidak berada di rumah karena masih bekerja. Pelaku datang ke rumah korban, berpura-pura meminta kabel listrik.

Saat itu di dalam rumah, hanya korban bersama anaknya yang masih balita, sementara suami korban belum pulang bekerja. Mengetahui suami korban tidak ada di rumah, pelaku langsung masuk ke dalam rumah korban dan langsung menarik baju dan menyekap mulut korban supaya tidak bisa berteriak.

“Korban diseret pelaku ke salah satu kamar belakang dan leher korban dicekik. Tapi korban melawan, menggigit tangan pelaku hingga cengkeraman tangan pelaku terlepas,” ujar Kapolres Empat Lawang, AKBP Bayu Dewantoro melalui Kapolsek Pendopo, Iptu Hariyanto

Korban berhasil ke luar rumah dan berteriak minta tolong dengan warga. Teriakan korban membuat warga ramai berdatangan sehingga menggagalkan niat pemerkosaan yang dilakukan pelaku. Karena aksi bejat ketahuan, pelaku langsung melarikan diri.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat sekitar pukul 17.30 WIB. Namun sekitar pukul 18.00 WIB, kembali mendapat informasi akan ada tindakan anarkis dari warga terhadap pelaku. Untuk menenangkan massa, kami langsung ke TKP,” jelasnya.

Pihaknya bersama kepala desa (Kades), pihak korban dan tokoh masyarakat setempat, melakukan musyawarah untuk meredam emosi masyarakat sehingga aksi anarkis massa tidak terjadi. Selanjutnya dari hasil koordinasi dengan pihak pelaku, sekitar pukul 20.00 WIB, pelaku dijemput di Desa Nanjungan, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker).

Pelaku sebenarnya memiliki istri dan tiga orang anak. Hanya saja saat itu korban mengakunya khilaf, namun itukan alasannya. Nanti kita coba dalami lebih lanjut. Sekarang pelaku sudah diamankan di Mapolsek,” kata kapolsek.

Pelaku untuk sementara dijerat pasal 285 jo Pasal 53 ayat (1) atas percobaan perkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun dan atau Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Sementara di Kecamatan Tebing Tinggi juga terjadi perbuatan pencabulan. Pelakunya Novi Heriansyah (18) warga Desa Lampar Baru, Kecamatan Tebing Tinggi. Dia telah melakukan pencabulan terhadap bocah beriniaial L (12) warga Desa Sawah Belau, Kecamatan Saling.

Pelaku yang bekerja sebagai petani ini berhasil diringkus, Kamis (29/12/2016) sekitar pukul 21.00 WIB oleh Tim Satreskrim Polres Empat Lawang, setelah menerima laporan dari pihak keluarga korban. Kejadian berawal ketika korban sering bertandang ke rumah ibu angkatnya di Perumnas, Kelurahan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi.

Karena sering ketemuan dengan pelaku di rumah ibu angkat korban itulah, pelaku berniat melakukan perbuatan cabul terhadap korban. Kebetulan saat itu pelaku melihat kondisi rumah kosong dan korban sedang berada di dalam kamar, sehingga pelaku segera melancarkan aksi bejatnya.

“Dua kali melakukan itu tapi hanya sehari. Sebelumnya kami sudah berpacaran dari bulan 11 lalu. Akibat sering ketemu sehingga sering melakukan begituan,” kata pelaku Novi. Bahkan pelaku sempat mengancam korban untuk tidak bercerita kepada siapa pun dan korban dibujuk dan diberikan uang sebesar Rp20 ribu.

Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Robinson melalui Kanit PPA Polres Empat Lawang, Bripka Amran Supardi mengatakan, pelaku sudah diamankan. Pelaku sebelumnya juga sering memberi korban uang untuk tidak bercerita, namun tetap ketahuan keluarga korban.

“Pelaku dikenakan Pasal 81 ayat 2 atau pasal 82 ayat 1 UUD RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman paling singkat 5 tahun penjara atau paling lama 15 tahun penjara dan denda Rp5 M,” tukasnya.

TEKS : SAUKANI | EDITOR : SUMARMAN





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster