Mulai 2017, Plat Nomor Cantik Bakal Kena Biaya Mahal, Kasatlantas : Perubahan Harga juga berlaku untuk SIM

 2,348 total views,  4 views today

MUARAENIM | KSOL — Bagi pengguna kendaraan roda empat yang memakai Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB) pilihan (cantik), harus siap merogoh kocek lebih dalam.

Pasalnya setelah disahkannya Peraturan Pemerintah (PP) No 60 tahun 2016, tentang tarif dan jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Polri, para pengguna NRKB pilihan, akan dikenai biaya yang sangat mahal. Bahkan bisa melebihi beaya pajak kendaraan.

“Peraturan Ini akan berlaku efektif pada tanggal 6 Januari 2017. Jadi kita sosialisasikan ke masyarakat supaya jangan kaget lagi,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan, SIK,M.Si melalui Kasatlantas AKP Adik Listyono didampingi Kanit Regident Ipda Desy, Kamis (29/12/2016).

Menurut Adik, Pemerintah pada tanggal 6 Desember 2016 telah mengundangkan Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan tarif atas Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

PP ini, menggantikan PP Nomor 50 Tahun 2010 dan mulai berlaku setelah 30 hari terhitung sejak tanggal diundangkan atau tanggal 6 Januari 2017. Ada beberapa penambahan jenis PNBP seperti tarif Pengesahan STNK, Penerbitan Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor Pilihan, STRP & TNRP (lintas batas) dan Penerbitan SIM golongan C1 dan C2.

Dikatakan Adik, pajak Penerbitan NRKB Pilihan, untuk NRKB Pilihan satu angka tidak ada huruf dibelakang angka (blank) Rp 20 juta. Jika ada huruf dibelakangnya Rp 15 juta.

NRKB Pilihan dua angka tidak ada huruf dibelakang angka (blank) Rp 15 juta. Jika ada huruf dibelakangnya Rp 10 juta.

NRKB Pilihan tiga angka tidak ada huruf dibelakang angka (blank) Rp 10 juta. Jika ada huruf dibelakangnya Rp 7,5 juta.

NRKB Pilihan empat angka tidak ada huruf dibelakang angka (blank) Rp 7,5 juta, jika ada huruf dibelakangnya Rp 5 juta. “Sebenarnya, ada 27 Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak nantinya,” ujar Adik.

Dari beberapa hal diatas, lanjut Adik, ada beberapa yang kenaikan cukup tinggi untuk penerbitan surat mutasi kendaraan bermotor ke luar daerah. PP terdahulu surat mutasi ke luar daerah hanya Rp 75 ribu untuk semua jenis kendaraan, sekarang tarifnya naik menjadi Rp 150 ribu untuk kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga, untuk kendaraan bermotor roda empat atau lebih mencapai Rp 250 ribu.

Namun untuk tarif pelayanan SIM kenaikannya tidak terlalu tinggi seperti penerbitan SIM baru untuk SIM A dan B Rp 120 ribu, SIM C Rp 100 ribu dan SIM D Rp 50 ribu. Untuk perpanjangan SIM A dan B Rp 80 ribu, ‎SIM C Rp 75 ribu dan SIM D Rp 30 ribu.

TEKS/FOTO : HENDRO ALDO IRAWAN | EDITOR : T PAMUNGKAS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster